Tampilkan postingan dengan label School and Friends. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label School and Friends. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Desember 2016

Pejuang Pukul 3

Pada hari pertama saya mengikuti kelas ini, Perencanaan Program Public Relations (PPPR) saya seketika reflek untuk membentuk kelompok bersama teman-teman yang duduk disekitar saya. Karena...saya sih bukan tipikel orang yang punya tendensi berkelompok dengan teman dekat atau...dengan teman yang sekiranya menguntungkan. Jadi, ya bisa dibilang saya bukan orang yang riweuh untuk masalah pembentukan kelompok. Menurut saya sih...lil bit challenging ya... karena kan kita sekelompok bukan dengan teman dekat yang kita sendiri terkadang belum tahu bagaimana pola pikir dan cara kerja mereka. Tapi justru disitulah menariknya.

Menurut saya, pada momen berkelompok bukan dengan teman dekat, kita bisa berkesempatan semakin mengenal pribadi teman-teman yang unik dengan lebih baik. Apalagi kan...kalau sudah di bangku kuliah kita tidak cenderung bisa punya banyak waktu untuk 'bermain' dibandingkan saat SMA atau SMP dulu. Kita juga nggak bisa berinteraksi dengan seluruh teman seangkatan mengingat jumlahnya yang banyak. Lain bila seperti di sekolah dulu, mungkin satu kelas jumlah siswanya tidak sampai 50 anak, sehingga terdapat kesempatan yang lebih besar untuk saling menyapa dan bertukar cerita.

Pada awal perkuliahan kami mendapat banyak godaan yang menguji kesabaran. Dimulai pembentukan grup yang sedikit semrawut, salah mengerjakan tugas 3x berturut-turut (lah emang dikata hatrick?), sampai pada tahap terakhir yang kami kerjakan yaitui tahap evaluasi. Belajar dari kesalahan pada tugas sebelumnya, membuat kami selalu merasa butuh kerja lebih pada tugas-tugas berikutnya.

Ketika UTS tiba...lharrr...kelompok kami luar biasa hectic dan berpacu dalam melodi dengan deadline. Padahal kami sudah merencanakan sedemikian rupa untuk mulai mengerjakan UTS h-seminggu deadline pengumpulan, tapi apalah daya...semua itu hanya berujung wacana. Faktanya adalah kami mengerjakan UTS h-3 pengumpulan (hehe).

Selama 2 hari rumah saya sudah menjadi base camp dan...disitulah banyak hal-hal menarik yang terjadi diantara kami. Dimulai dari munculnya ide saat di meja makan hingga perseteruan dalam menentukan cara mana dan bagaimana yang harus digunakan. Bahkan...saat mengerjakan, ide-ide kami yang muncul dituliskan di whiteboard, (yha udah kaya mau. buka les-lesan aja kan). Mereka bahkan rela untuk bermalam dirumah saya daaan...kalo kata orang Jawa sih, sampek direwangi tidur jam 3 pagi. Kami hanya tidur selama 2 jam karena masih ada ujian yang paginya harus kami ikuti.

Bersyukurlah karena siang ini kami tahu bahwa buah hasil kerja kami yang dibumbui tangisan, keringat, tawa serta amarah (dan beberapa selingan gosip wk) itu berjalan memuaskan.

Jangan gegabah untuk ketawa-ketiwi karena masih ada UAS yang siap menanti.

Terimakasih dan semangaaattt! Y'all superb geng!!! ♥

Sabtu, 09 Juli 2016

Tepat Setahun

Mau mengenang dikit ah, mumpung tanggalnya pas.

Setahun yang lalu, 9/7/2015 selepas sholat maghrib aku dapet an-early-Ied-Mubarak-and-birthday-gift. Alhamdulillah akhirnya, aku dapet sekolah, di tempat yang aku idam-idamkan sejak lama. Mungkin bagi sebagian orang ini hal yang biasa, tapi tidak buat aku. Tiga tahun sejak awal SMA doaku tidak pernah berubah. Semakin hari, semakin bulat keinginanku. Dan karena itulah setiap aku lelah sekolah, aku ingat masih ada mimpi yang harus kucapai. Apa yang sedang aku lakoni saat ini, bukan didapat dengan mudah bak membalikkan telapak tangan. Ada sesuatu yang dibayar untuk mendapatkan itu.

Harapan orangtua agar aku lulus di SNMPTN telah pupus. Karena itu aku benar benar memperjuangkan SBMTPN. Dua bulan keringat dan air mata ini beradu hingga tak mampu lagi dibedakan. Denting jam berjalan begitu cepat, hingga buat hati ini berkecamuk tidak karuan. Setiap detik begitu berharga, hingga tak ada jeda waktu yang terbuang sia-sia. Hari-hariku dipenuhi hanya dengan bergumul bersama soal-soal, mengadu pada Yang Kuasa, mendengarkan lagu-lagu dari penyemangatku saat itu, Bigbang, dan bermanja di kursi piano di sela-sela waktu bila penat telah menjemput.
Ketika pengumuman SBMPTN tiba, meluap sudah hati ini. Gembiranya bukan main. Kalimat pertama yang kuucap saat itu adalah, "makasih ya Bu". Aku tidak sanggup berkata apa-apa lagi. Rasanya terbayar sudah.

Saat ini, ketika aku lelah karena tugas yang menumpuk, terkadang ditengah keluhanku aku tersadar...aku tidak sepantasnya mengeluh. Sebab, Allah sudah memberikan apa yang aku inginkan dan yang aku butuhkan. Dan pula Allah juga tau bahwa aku mampu menjalani ini, apalagi Dia sudah memberiku melalui jalan yang berliku. Allah sudah mempercayakan aku untuk mendapatkan apa yang aku inginkan. Jadi, aku harus kuat no-matter-how-strugle-comm-stud-lyfe yea.

Semangat buatku, semangat buat teman-teman commers, semangat buat para dosen, dan semangat buat para maba commers, bcs ur real life will start here.

Anw, selamat hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 H. Mohon maaf lahir dan batin ya peeps πŸ™ Selamat liburan! πŸŽ‰    

Jumat, 20 Mei 2016

Terbayar Sudah

Kyaaa! Akhirnya, acara saya kelar. Beberapa waktu yang lalu, saya kan sempet cerita di " Dodolan " kalo acara HUTKOM tahun ini saya tergabung di panitia Commnight. Apasih commnight  itu? Intinya sih, birthday party-nya ilmu komunikasi. Sehingga bisa dibilang kalo commnight itu acara internal terbesar karena melibatkan mahasiswa aktif, alumni, dan juga dosen. Yaaa singkatnya, commnight itu acara puncak dari HUTKOM. 

Kebetulan ini pertama kalinya saya ikut kepanitiaan. Baru pertama kali jadi panita, sekalinya jadi panitia langsung panitia acara internal terbesar. Karena belum banyak pengalaman...ya di acara ini saya jadi banyaaak belajar dari mba mas semua, baik yang anggota asli maupun yang additional member. Berbagi kegupuhan dan kebahagiaan bersama.

Emang, waktu persiapannya juga nggak mepet, tapi tetep aja ribet. Banyak yang kudu direvisi diawal-awal. Dapet masukan a-z dari dosen untuk rangkaian acara. Mulai acaranya apa aja, gimana-gimananya pun juga. Sebagai humas, saya ribetnya baru pas mendekati acara. Hahahaha. Meskipun gitu, tetep bantuin sie yang lain. 

Kalo ngerjain jobdesk saya...lancar sih alhamdulillah. Sounding ke temen-temen angkatan buat dateng ke commnight. Saya nggak pernah capek-capeknya ngingetin buat pake baju neon!!! Setiap saat kalo ketemu temen di kbu bilangnya "jangan lupa neon ya". Sebenernya dresscode commnight neon or white sih, tapi yaaa kalo pake baju warna neon lucu jadi terang benderang gitu kaaan. Biar sesuai sama commnight kali ini yang mengusung tema cosmo odyssey, tentang galaxy gitu. Warna warniii :3 Dan yang paling ribet adalah waktu ngehubungin alumni. Disitu saya sedih pengen showeran aja. Namanya orang macem-macem juga kan ya, jadi ada yang fast dan slow respon. Begitcuuu...

D-1 Wednesday 18th May 2016
Kita mulai persiapan dekor tempatnya. Kerja sama mba mbanya diselingin candaan. Sampek nggak sadar kita udah ngerjain astronot buat di photobooth selama 2 jam. Terus mas mas additional member yang kalo bercanda bisa memecah keheningan. Kadang jokesnya biasa aja sih, tapi kenapa saya sama dua temen saya itu gabisa berhenti ketawa ngelihat tingkah mereka. Selera humor kita bertiga jadi terkesan receh gitu. Hm, mungkin karena kita belum terbiasa gaya bercandaan mereka kali ya. 

D-Day Thursday 19th May 2016
Semakin sibuk dan semakin riweeeuh. Sempet molor setengah jam tapi masih berjalan sesuai rundown. Walaupun commnight memperingati hari jadi komunikasi, tapi ada dekan fisip juga loooh yang turut memeriahkan. Beliau dan kadep komunikasi juga melakukan prosesi potong tumpeng. Setelah itu ada penampilan dari angkatan 2015-2012 yang keren-keren. Tapi kalo saya pribadi sih paling suka penampilan angkatan 2014. Penampilan mereka bener-bener komunikatif, karena diakhir-akhir melibatkan dosen dan temen-temen. Selain itu ada penampilan lomba company profile karya 2015 dan 2014 yang akhirnya dimenangkan oleh angkatan 2015. Yaaay saya ikut senang. Games-games di commnight juga nggak kalah seru. Suara para tamu undangan yang menonton games sampek memecah ruangan satu aula karena saking gemesnya. Makanan di commnight semua sampek tumpah-tumpah saking banyaknyaaa. Ada macem-macem mulai dari makanan berat dan ringan. Camilan juga bertaburan bak surga makanan. Karena kita panita juga udah commit sih untuk nggak ngebiarin tamu undangan kita kelaparan. Apalagi menurut saya,

Hati senang belum tentu bikin perut kenyang, tapi perut kenyang pasti bikin hati senang ~

Walaupun commnight itu birthday party dan untuk menghibur, tapi tetep ada esensi mendidiknya. Yaaa minimal setelah pulang commnight ada yang didapet lah. Yaitu melalui sharing bersama alumni commers yang menerima awarding dari 5 bidang (media, korporat, entrepreneurship, pemerintahan, dan pendidikan). Daaan yang paling nggak kalah seru sih ya jelas tentu............penampilan kejutan. Waaa dari siapakah itu? Dari para dosen! Sooo sweet sekali. Lampunya remang-remang gitu, para dosen membacakan puisi secara bergantian dengan diiringi petikan lagu itu tuh....soundtrack film yang lagi nge hits, Ada Apa Dengan Cinta (AADC), Bimbang milik Melly Goeslaw.. Terakhirrr...bagian yang menandakan ulang tahun banget, potong kue dan tiup lilin! Pemotongan kue tart oleh kadep komunikasi bikin saya sedih. Kenapa? Karena.....................saya nggak sanggup melihat dekornya yang sangat lucu dan menawan terpotong-potong haha. Last but not least adalah.........penampilan DJ dari kakak tingkat. Bikin badan goyang-goyang beradu dengan dentuman lagu. Yang akhirnya membuat 2015 dan 2014 battle dance lucu-lucuan.

Finally,  semua tamu undangan suka! Pecah parah. Banyak alumni yang datang dan dosen juga pulang setelah semua rangkaian acara selesai. Wuuu....terbayar sudah keringat dan kegupuhan kita dalam menyiapkan commnight. Panita dapat pujian dari beberapa teman, kakak tingkat, dan alumni. Rasanyaaa saya senanggg.......... Legaaa banget acara saya sudah seleseai. Sekarang saatnya fokus untuk UAS dan menjadi tim hore dua acara rangkaian HUTKOM yang belum terlaksana yaitu, Proyeksi dan Communication Student Summit (CS2). 

Terimakasih mba mas atas kebersamaan dan bimbingannyaaa... Dapet banyak kenalan dan kenangan baru dan saya jadi kangen jualaaan lagiii hehehe. Semoga tahun depan, commnight garapan angkatan saya, 2015, bisa berjalan lebih spektakuler, meriah, dan sukses. Untuk panitia Proyeksi dan CS2, semangat manteman, mba, dan mas! Semoga acaranya lancar dan sukses tidak terkendala apapun. Aamiin. Anw,

Selamat Ulang Tahun Ilmu Komunikasi ke 28! ♥

now playing: Selamat Ulang Tahun by Jamrud ♬

Rabu, 23 Maret 2016

Yakin A

Halo halo peeeps... Hari ini aku bakal cerita yaaa lumayan banyak sih. Yha you know that I try for being productive anddd...that's not as easy as I think haha. Keluar dari zona nyaman bernama "malas" itu bukan maiiin ya ternyata. Nyempetin waktu buat duduk dan ngetik disaat stalkingin iKon di instagram lebih menarik itu.....susahhh....hehehehehe

Sejak dua minggu kemarin jurusanku, Ilmu Komunikasi sedang sibuk karena ada tim akreditasi. Ya kalo aku mah apa atuh ya jadi mau akreditas juga diem kalem-kalem aja. Sampek akhirnya, minggu kemarin kating saya di hima ROCS (radio) menyuruh aku untuk menggantikan mereka siaran. JENG JENG. Mampus lo. Karena eh karena kating-kating aku pada sibuk bantuin para dosen untuk akreditasi, makaaa akhirnya angkatan 2015 aja deh yang siaran. 

Antara seneng sama bingung emang beda tipis. Pas kita lagi seneng tuh pasti sepaket sama bingung. Kaya misal waktu kita seneng di dadahin doi, eh tapi kita bingung juga mau kasih respon gimana. Ya saking senengnya melihat si doi jadi.....speechless gitu. Ya sama deh kaya waktu disuruh siaran. Pertama, jelas seneng...karena alhamdulillah diberi kepercayaan buat gantiin kating daaan akhirnya dapet kesempatan buat jadi "penyiar", ya meskipun masih beginner. Kedua, bingung....ntar ngomongnya gimana, materinya apa, bisa gak ya ntar suaranya pas sama coda lagu daaan masih banyak was-was yang menyerang hati ini. Dah macem musuh aja ya menyerang hm. Iyasih, tantangan jadi penyiar itu juga musuh lo peeps buat aku. Musuh dari rasa ketidak-percayaan-diriku. Gimana-gimana aku harus berusaha melawan rasa ketidak-percayaan-diriku itu supaya waktu siaran gak grogi. Ya kan?

Selasa kemarin waktu pertemuan ROCS kita bahas program-program baru ROCS. Secara...penyiar ROCS saat ini bakal cenderung lebih banyak diisi sama 2015, jadi perlu ada program baru dong ya. Mulai dari yang mikirin kapan jadwal siarannya, programmnya tentang apa, nama programmnya apa, daaan nentuin sapa yang bakal siaran di program apa. Nantii aku bakal share ya peeps jadwal mengudaranya ROCS di galeri FISIP UNAIR beserta program-programmnya. Yeaaa, brace yourself sobat campus, ROCS is coming to town! Habis gitu yang nggak kalah seru...tentu dong satu yang tak boleh dan tak mungkin terlupakan oleh anak-anak muda kaya kita yaitu....foto! Dengan berbekal anggota yang tidak full team dan nebeng klub commic di ruang AV, kita foto studio ala-ala. Yaaa lumayan kan lah ya hemat budget gausah ke studio foto hoho.

taken by mas Firhad. Udah mirip kaya keluarga cemara belum?
Awalnya sih aku mah dipasangin sama temenku yang laki, tapi karena dia ada kegiatan commchar...akhirnya partnerku berubah deh. Aku siaran bareng temen yang namanya hampir sama kaya namaku, Anin. Bayangin deh gimana jadinya ntar kalo kita siaran manggilnya sama-sama "eh nin" "nin" "nin"...yang dengerin ribet sendiri :''') Karena itu kita memutskan untuk ngomongnya gantian ajaaa. Kita berdua kebagian program Infopedia. Di program ini, selama 45 menit kita bakal muterin lagu-lagu enak plus........info-info seru dan menarik buat sobat campus. Gitcuuu. Kemarin, kita berdua ya cari materi, ya latian buat siaran sampek berjam-jam. Lah gimana...latian buat opening aja udah ngabisin waktu 30 menit  sendiri hu ha hu ha :'''' yha gapapa...namanya juga masih pemula. Ntar kalo aku dah pro mah langsung cus aja ya hehehe

Today is D-Day! Wuaaa...awal waktu di briefing jam 9 tadi sih biasa aja. Belum kerasa nervousnya. Waktu pembukaan, setelah tim asesor dateng, mereka disambut CommChoir yang suaranya yahud banget. CommChoir yang diiringi oleh mba Grace dan Dina sebagai dirigen membawakan dua lagu yaitu, Surabaya dan Makin Cinta punyanya Vina Panduwinata. Setiap alunan itu bikin hati adem dan bawaannya tidur. Tapi sayang gak mugkin dong karena timingnya nggak tepat. Masa ada asesor tidur peeps? 

Setelah selesai pembukaan langsung deh cus anggota ROCS yang jaga ke lab radio. Yaampun ya kita tuh udah di lab sejak dari jam stenga sebelas dan asesor baru ketempat kita jam dua lebih :''' yhaaa, nggak jauh beda kaya nungguin orang lahiran ya mba mas :' kebayang gak betapa gabutnya kami berenam. Mutar muter gajelas. Nyiapin labnya, makan, main-main yagitude. Tapi kalo aku sama Anin ya jelas kita mah latian haha. Aku aja saking "amatirnya" script itu aku tulis lengkap sampek titik komanya. Takut salah kak.-. Tapi kemudian........lab ROCS diserang oleh.........mas Tian. Alumni commers yang juga penyiar di salah satu radio ternama. Wiiiii kita yang angkatan 2015 berasa kaya dapet tutor privat dari si mas Tian. Dia gak segan-segan buat ngajari gimana sih supaya siaran tuh lebih asyik, nggak kaku, nyontohin opening, closing mulai dari yang biasa aja sampek yang nggak biasa, terus juga gimana kita tuh bisa ngobrol karena yang siaran dua orang. Karena semua itu butuh latihan, alhasil aku dan Anin latihan siaran sambil ngobrol berdua dan mas Tian yang kasih koreksi.... hmmm... Ini seneng banget sumpah gaboong. Kapan lagi gitu dapet tutor gratis? Ye kan? 

Sebelum kita siaran aku sama Anin pada ngelakuin pemanasan ngomong A I U E O sampek mukanya jelek kkk.... Itulo kaya yang dilakuin BI sama Bobby di mobil waktu pemanasan di ep 2 or 3 (aku lupa) Mix&Match pas mau audisi Show Me The Money 3.  

wajahku sama wajah Anin ya kira-kira jadi kaya beginilah
Begitu detik-detik menjelang mau siaran....omigod dag dig dug belalang kuncup. Telapak tangan seketika keringat dingin. Padahal tadi waktu briefing masih biasa aja.... Nervousnya datengnya telah deh :'''' Tapi alhamdulillah aku dan Anin yaaa......bisa dibilang cukup sukseslah di siaran perdana kita. Setelah selesai siaran rasanya tuh kok....kaya nagih ya....haha. Emang bener menjadi pro itu juga karena telah terbiasa, ya salah satunya melalui latian.

selesai siaran perdana infopedia!
Semoga, ROCS bisa terus mengudara di FISIP Unair. Semoga, sobat campus tetap setia dengerin ROCS. Karenaaa....akan ada banyak program-program baru yang seru, dan pastinya....lagu-lagu yang kita puterin bisa jadi moodbooster buat sobat campus. Dan terakhir.....yang tidak boleh terlewatkan.... Semoga prodi tercintaku, Ilmu Komunikasi Unair bisa mendapatkan nilai akreditasi A! Aamiin.

KOMUNIKASI??? 
YAKIN A!!!

Kayyhhh....bye bye. See you on next post peeps. Promise that I'll be back with more interesthing thing. Next post kayanya aku bakal bahas program-program baru di ROCS. Yay! Much love peeps :3 ^^

ps: and for someone who waved to me this morning, you look good today in black :)

Kamis, 31 Desember 2015

Denting Pergantian Waktu

Tiga jam menuju pergantian tahun.

Seperti sudah menjadi rutinitas untuk menulis catatan penutup tahun, malam ini tidak absen untuk menulis review selama setahun. Satu mangkuk sup kacang merah buatan Ibu baru saja selesai kusantap. Sedikit meninggalkan sisa di bibir karena lemak tapi tak apa karena rasanya yang nikmat. Sama persis dengan tahun 2015 ini. Begitu banyak cerita yang (jika bisa) kusimpan dalam dompetku. Sehingga tiap aku bosan setidaknya aku tahu 2015ku memiliki banyak kenangan.

Pergantian tahun baru kali ini sepi, sunyi masih tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dimalam pergantian tahun dua tahun yang lalu Tokyo bak sebuah kota mati. Jauh dari hiruk pikuk, tidak ada kembang api. Benar-benar diluar ekspetasi. Aku pikir Tokyo akan bertabur kembang api, tetapi ternyata Tokyo justru bertabur doa. Ya, warga Tokyo memang merayakan tahun baru mereka dengan beribadah ke kuil. Dan kami berempat, bapak ibu mas aku hanya meringkuk dalam kamar menghangatkan tubuh. Setahun lalu pergantian tahun aku lewati bertiga bersama bapak dan ibu dirumah Surabaya. Bertiga kami habiskan malam dengan menonton film dan makan-makan cantik. Dan malam ini, di malam pergantian tahun baru 2016 aku hanya berdua dengan Ibu dirumah. Sedangkan bapak dan mas tetap berada di Jakarta. Ah... 

Kesunyian makin menjadi-jadi karena UAS take home bahasa indonesia dan TPI telah menanti. Menggoda kami para mahasiswa ilmu komunikasi merengek-rengek minta dinodai. Terimakasih kepada dosen-dosen kami yang sangat perhatian. Karena lebih mulia pergantian tahun diisi dengan mengerjakan tugas daripada menggalau urusan pacaran. Meskipun pada akhirnya saya berhenti dan berakhir menulis post ini. Tidak apa-apa, karena seperti jingle BSK 2015
hei arek-arek sangar komunikasi. ayo semangat dan tak usah bersedih
365 hari terakhir banyak hal terjadi. Kesedihan dan kegalauan ala-ala remaja mengawali enam bulan pertama 2015. Tapi saat ini terbayar sudah. Alhamdulillah kebahagiaan dan kenikmataan telah dikaruanikan oleh Allah. Tak terhitung jutaan uraian air mata dan gelak tawa yang turut menjadi pendamping di setiap peristiwa.

Bagaimana peristiwa Februari lalu membuat hati ini semakin mantap untuk menerima kenyataan. Bertahan untuk seseorang yang tidak memiliki perasaan yang sama bukanlah hal yang tepat. Hanya buang-buang dan menguras tenaga serta pikiran. Tetapi terimakasih tetap kuucapkan. Terimakasih karena telah mengajarkanku untuk beradu dengan logika dan perasaan selama dua tahun belakangan. Hingga membuat hatiku kuat seperti sekarang. Ketika logika sudah termakan dan dibutakan oleh berbagai alasan untuk tidak mengikhlaskan seseorang, perasaanlah yang harus mulai berjalan. Coba berpikir kembali dengan perasaan seberapa pantas seseorang perlu untuk diperjuangkan. Butuh alasan yang tepat dan sejalan menurut logika serta perasaan mengapa kita harus bertahan.

Urusan masa depan juga tidak kalah seru. Perjuangan mencapai masa depan yang dilalui selama berbulan-bulan. Seabrek ujian dilewati untuk kelulusan. Yay, aku lulus SMA! Tapi...tidak berhenti disitu teman. Bagaimana perjalanan panjang untuk mendapatkan bangku di perkuliahan. Diterjang ujian masuk perguruan tinggi dan ujian kehidupan. Membuat kondisi hati ini semakin fluktuatif. Tak kalah hebat dari guncangan yang kurasakan pada saat aku menaiki rollercoaster. Bahkan bila mungkin meledak sudah semuanya. Bulan mei hingga juli makan tidur tidak lagi menjadi hal yang mengasyikkan. Hingga akhirnya pecah pengumuman. Akhirnya tak sia-sia tiap malam aku bergumul dengan tumpukan soal-soal. Sekali lagi, terimakasih ya Allah :)

Dan enam bulan terakhir Allah memberiku sebuah keluarga baru. Teman/mas/mbak/pak/bu commers unair. Ya, kencan dengan soal-soal SBMPTN selama berbulan-bulan mengantarkanku ke jurusan idaman. Jurusan yang kuinginkan sejak duduk di awal bangku SMA. Disaat aku berserah apapun jurusan yang nanti akan kudapatkan, ternyata Allah percaya bahwa aku pantas dan mampu untuk menjalani kuliahku disini. Awal perkuliahan aku mengalami gegar budaya. Rindu SMA, rindu teman, bingung apa yang harus kulakukan. Melihat banyak teman telah meniti karier membuatku hatiku bercampur aduk tidak karuan. Bercerita menjadi obat bagi pelipur lara. Bukan satu dua, tapi hampir semua sahabat, teman dekat, dan orang tua aku ceritakan mengenai kegundahan ini. Satu lagi yang bakal tidak terlupakan di awal perkuliahan. Peristiwa yang masih membekas hingga diujung tahun, Baur Sedalu Komunikasi (BSK). Sebuah acara ospek jurusan milik ilmu komnuikasi unair. Masih kangeeen. Masa-masa perkuliahan yang indah sebelum negara api menyerang, ups, maaf maksudku oleh setumpuk tugas. Tapi selalu kuingat ketika Allah telah membayar semua peluh dan tangisku akhirnya Allah memberi jurusan yang kuinginkan. Dan itu artinya aku harus yakin bahwa aku mampu. Kurangi mengeluh dan banyak-banyak bersyukur serta menikmati karena masih diberi kesempatan untuk melanjutkan pendidikan. Alhamdulillah :)

Tahun 2015 juga menjadi lebih berwarna setelah aku tercebur dalam dunia Korea. Aku jatuh cinta dengan YG artist. Bigbang, ikon, winner, akdong musician, epik high...semuanya! Menikmati cuplikan konser dari dunia maya sudah lebih dari cukup buatku. Menonton variety show yang mereka bintangi, running man, happy together, dan bahkan show me the money! Selama ini nggak pernah suka sama lagu genre rap hingga akhirnya jatuh hati dengan lagu milik Mino Winner ft Taeyang Bigbang - Fear pada semifinal show me the money (SMTM) 4. Kemudian jatuh cinta dengan Climax dari Team B (yang saat ini bernama iKon) yang dibawakan pada saat Who Is Next (WIN) era. Terimakasih papa Yang Hyang Suk yang mengawali tahun dengan comeback Bigbang dan mengakhiri tahun dengan debut iKon. 2015ku menjadi lebih menyenangkan! Bigbang dan iKon menjadi penyemangat saat suntuk datang didera oleh abjad yang tersusun rapi di buku Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar milik Deddy Mulyana.  κ°μ‚¬ν•©λ‹ˆλ‹€ 였빠

Terimakasih kepada bapak ibu yang tak pernah berhenti mendoakan Nindi. Yang selalu memberi semangat untuk dapat melewati naik turunnya kehidupan. Yang selalu memberi saran tentang manis pahitnya kehidupan percintaan. Terimakasih telah hadir dalam setiap bagian hidup Nindi. Terimakasih untuk seseorang yang telah membuat hati saya kuat seperti sekarang. Terimakasih teman-teman SMA, semoga kalian sukses di dunia perkuliahan. Terimakasih haha and the gengs, astrid, dea, reva, ridwan, ona, satria...meskipun kuliah kita beda-beda kota semoga kita tetap bisa selalu dukung satu sama lain. Terimakasih telah selalu menyediakan tempat untuk mendengarkan curhatan Nindi (yang kadang kurang penting) terutama saat Nindi belum mendapatkan bangku di perkuliahan. Terimakasih keluarga baruku commers 2015 dan mbak mas commers juga. Kita memang sangar. Tahun baru sama tugas pun juga tetap kuat. Meskipun kadang grup kelewat rame dan bikin notif jebol, cuma baca chat grup aja bisa ketawa-ketiwi. Meme-meme yang bertaburan apalagi...MANTAP! (kemudian masukin memenya Bli). Terimakasih Bigbang dan iKon yang tidak pernah gagal membuat saya kegirangan tidak karuan. Nindi jadi lebih banyak tersenyum tahun ini juga karena kalian. Terimakasih juga kepada seorang teman yang diakhir bulan telah mengingatkan
'...Semangat kuliahnya yang pinter'.
Dan...terimakasih yaAllah masih memberikanku nafas. Terimakasih atas sejuta pengalaman yang menjadi pelajaran berharga di tahun 2015. Jadi...terimakasih 2015. 

Tak terasa 2016 akan datang satu jam lagi. Semoga kehangatan selalu menyertai malam kalian peeps. Sampai jumpa lagi di 2016 ^^ Much love :3

Kamis, 20 November 2014

Going the Extra Miles

Sudah lama aku tak bersua dengan hal tulis menulis, terlebih untuk menuangkannya kedalam media sosial. Yang mana itu sama artinya aku menceritakan tentang aku, kehidupanku, pemikiranku untuk dapat dibagikan, diketahui oleh khalayak luas. Kupaksakan mataku, jemariku untuk dapat menatap layar monitor dan berjalan di keyboard demi "mencurahkan" apa yang ada dalam diriku kini. Bukan aku tak terbiasa lagi berhadapan dengan layar monitor dalam waktu yang lama. Namun, masih banyak hal yang harus aku selesaikan terlebih dahulu.

Sebenarnya aku risau dalam beberapa minggu terakhir, begitu banyak pundi-pundi hal yang sedikit membebani aku--baik fisik maupun mental. Aku tak ingin begitu terlalu terbawa arus, tapi apadaya semua ini telah berhasil membuatku meracau dan gundah gulana. Emosiku mulai sedikit tidak terkontrol bila menghadapi sesuatu yang tak aku harapkan. Membuat orang disekelilingku sedikit panik dan kebingungan melihat aku yang terlalu cemas. Maaf, aku benar-benar seorang overthinker yang tidak dapat melepaskan masalah yang datang pada dirinya begitu saja. Walaupun aku tahu bahwa memikirkan hal yang telah terjadi tidak ada gunanya sama sekali, yang perlu kita lakukan adalah bagaimana mencari jalan keluar akibat yang timbul dari permasalahan tersebut. Tak perlu orang tahu apa yang sekiranya membuatku menjadi gundah, biar aku sajalah yang tahu. 

Dan kini aku sedang dalam tahap memulihkan diriku sendiri agar dapat menjalani kehidupanku selanjutnya. Ya karena satu-satunya orang yang mampu membawa kita berubah adalah diri kita sendiri. Banyak cara yang kutempuh, salah satunya adalah dengan menuliskan ini dan kubagi dengan mereka-mereka yang (mungkin) membaca blogku. Selain dengan memberi semangat pada diriku sendiri seperti apa yang biasa aku lakukan (baca disini), minimal akan ada kata amin amin amin yang terucap diakhir bagian membaca post ini. Tapi yang terutama adalah mengingatkan pada diriku sendiri untuk selalu sabar sabar dan sabar. Tak boleh ada kata lelah dalam bersabar, karena aku percaya bahwa manisnya penantian akan kuicip dimasa datang. Baru pagi tadi aku membaca lagi novel karya Ahmad Fuadi yaitu Ranah 3 Warna yang merupakan trilogi dari Negeri 5 Menara. Sungguh novel tersebut memiliki magnet yang kuat terhadapku, selalu...trilogi tersebut tidak pernah gagal membuatku kembali memompa semangatku. Mantra man shabara zhafira seolah mencambuk aku yang sekarang. Ya, aku kurang bersabar. Aku hanya mengeluh tidak terima akan apa hal yang aku inginkan tidak terjadi dan mengeluh akan hal yang seharusnya tak boleh terjadi. Aku harus berubah!

Sempat tersandung karena UTS bukan berarti menyurutkan semangatku dalam menimba ilmu, ini justru peringatan keras bagiku untuk going the extra miles--melebihkan usaha diatas usaha orang lain. Ya, UAS akan datang di dua minggu kedepan, dan UNAS akan berlangsung dalam hitungan bulan. Sungguh waktu begitu sangat cepat berlalu. Dan itu artinya aku harus--sangat sangat harus--belajar dengan keras. Aku harus merubah pola tidurku yang kini mulai kembali seperti anak bayi yang telah terlelap dengan mudahnya di pukul 9. Memang, tak baik jika hanya tidur dalam waktu 3-4 jam saja. Tapi memang ini yang harus dilakukan, melebih usaha diatas usaha orang lain. Belajar setiap saat setiap waktu dengan dan memperbanyak mengerjakan soal-soal latihan. Mengurangi frekuensi bermain gadget dengan menyembunyikan icon media sosial (walaupun pada akhirnya tetap kubuka untuk melepas penat) dan juga...mengurangi frekuensi untuk mengikuti perkembangan Liga Spanyol yang semakin menarik dengan prestasi Real Madrid yang gemilang, gol-gol Ronaldo disetiap laga dan bahkan penampilan Kroos yang memukau, pun dengan Bayern Muenchen serta Neuer yang begitu menggoda serta jalannya kualifikasi Piala Eropa. Semua itu harus kutinggalkan sejenak demi...demi pencapaian nilai UAS, Usek dan UNAS yang maksimal, sehingga mudah bagiku untuk dapat diterima jalur undangan di Universitas Airlangga. 

Tak ada paksaan, tak ada lelah, tak ada kata mengeluh, semua harus dijalani dengan rasa ikhlas. Niat untuk menimba ilmu dan membanggakan orang tua. Selain itu kerja keras tersebut tak lupa diimbangi dengan perbanyak sholat dan dzikir. Belakangan ini aku telah berusaha untuk dapat menunaikan sholat malam ketika tiba-tiba terbangun, lalu kulanjutkan dengan belajar hingga subuh. Semoga Allah meidhoi dan mampu melihat upaya kerja kerasku dalam meraih segala impianku. Amin.


Selasa, 01 April 2014

Sebuah Angan dan Cita-Cita


Setiap orang pasti pernah berangan-angan tentang masa depan. Tentang bagaimana kehidupannya kelak nanti, dan siapa orang-orang terkasih yang akan menemani untuk melalui masa depan itu. Berangan-angan sama layaknya seperti bermimpi. Namun, entah mengapa saya lebih menyukai kata berangan-angan daripada bermimpi. Buat saya—bermimpi itu seperti memikirkan sesuatu yang—hampir mustahil untuk diwujudkan. Dan angan-angan adalah—menggambar masa depan dengan imajinasi kita. Simpelnya, semua orang pasti memiliki cita-cita.

Terkadang disaat kita berangan-angan imajinasi kita dapat menjadi sangat liar. Hinggap ke setiap tujuan yang akan kita raih, ke setiap orang yang kita inginkan untuk bersama kita di masa depan. Dan masih banyak hal-hal detail yang kita pikirkan. Hinga berangan-angan membuat seseorang mengalihkan hal yang sebelumnya ia kerjakan. Membuat ia duduk terdiam, termenung dan akhirnya melamun. Terlihat fana memang. Bagaimana kita memikirkan masa depan disaat semua orang sudah mengetahui bahwa masa depan telah diatur oleh Yang Maha Kuasa.

Berangan-angan itu fana?

Jawaban saya adalah tidak! Buat saya berangan-angan bukanlah suatu hal yang fana. Saya dapat berkata seperti itu karena saya merasa, angan-angan itulah yang akan membawa kita untuk meraih cita-cita tersebut. Meraih setiap potongan-potongan cita-cita dari hal-hal yang kecil hingga yang besar. Untuk mengubah cita-cita yang awalnya hanya sebuah keinginan menjadi kenyataan.

Justru dengan semakin sering kita berangan-angan, semakin kuat pula keinginan kita untuk dapat mewujudkannya. Entah itu karena ingin pembuktian diri ataupun menunjukkan kepada orang-orang yang terkasih disekitar kita seperti; orangtua, keluarga, guru yang mungkin dulunya selalu meragukan kemampuan kita. Angan-angan itulah yang selalu memacu kita untuk bersemangat, tidak mudah putus asa dan terus mengejar impian dan cita-cita kita. Dan hingga nanti sampai pada saatnya—saat yang telah ditentukan oleh Tuhan—impian itu bukanlah lagi hanya sebuah impian. Tapi impian itu telah berhasil kita raih dan genggam lalu kita kepalkan tangan kita udara seraya mengucapkan syukur kepada Tuhan atas pencapaian kita.
Impianku kini bukan lagi sekedar impian. Impianku telah menjadi nyata!
Jadi, jangan pernah berhenti dan takut untuk berangan-angan. Setiap orang berhak untuk berangan-angan. Karena berangan-angan itu gratis! Dan, jangan pernah lelah untuk dapat mewujudkannya.

KEEP ON DREAMING GUYS! Don't be afraid to be a dreamer :)

nowplaying: I Have A Dream by Westlife ♬ ♥
(nb: this is my first foreign song that I sing when I'm 3yo)
  penyemangat setiap saat

semua pasti ada saatnya, hanya butuh proses dan kesabaran dalam penatiannya. amin

Jumat, 07 Maret 2014

JUMAT SEMANGAT

Hai...udah hari jumat aja nih ya. Kalo katanya Katy Perry sih TGIF -- Thank God It's Friday :) Buat saya sih we should thank to Allah for every each day that Allah give to us. Everyday it's amazing! Because we still get the chance from Allah to make our life better than before. Hehe, gitusih.

Hari ini LIBURRR~ ayeayeee... karena anak kelas XII sedang melaksanakan Ujian Sekolah. Well, goodluck buat semua kakak kelas saya. Semangaaat ^^

Sebenernya bukan itu tujuannya saya menulis posting ini. Hari jumat ini emang kudu bener-bener semangat. Because you know whyyy (pake gaya ge & kemal di #kepo kompas tv. ini gue dibayar berapa ha ha-_-) 3 hari lagi saya UTS!!! (kapitalnya 3 biar tambah semangat) Dan it means, selama 3 hari ini juga saya harus mencicil buat UTS besok (pasang tulisan fighting di jidat) Biar nilainya memuaskan dan sesuai dengan harapan alias target. Amiiin...

bye.



Rabu, 11 Desember 2013

Lovya :3

beloved cimits
ps: sori fotonya gak sama kaya yang di insta --

Seperti yang saya tulis di post instagram saya (@ninditalrikip) : 11-12-13. Dear, cimits... Time flies, but memories stay. And this picture will show the universe how we were meant to be for each other. You girls, are irreplaceable! No matter how far we go, or how hard people trying to break we up--we are still loving, caring and protecting each other. I've learned so many things from you. And I just can't forget all the things that we have done together. Kinda miss all those moments with you all the time. XOXO

Persabatan adalah sebuah jalinan pertemanan yang jauh lebih dekat atau lebih intens. Setiap orang pasti tentu memiliki persahabatan yang tak tenilai harganya. Bagaimana menjalani susah dan senang bersama. Merasakan kebahagiaan, kesedihan dan bersama-sama menangis dan tertawa dalam sebuah kaleidoskop antara kedekatan dan kegilaan suatu persahabatan. 

Because the truly bestfriends are the one who can be crazy with.
My beloved cimits--astrid, dea, reva--kalian SUPER! Awal perkenalan kami terjadi pada saat kami duduk dibangku kelas 7. Kemudian segalanya pun terjadi. Entah apa yang membuat semesta menyatukan kita. Tiba-tiba saja seperti ada magnet yang membawa kita ke suatu pusaran bernama persahabatan. Setelah satu tahun pada saat kita kelas 8 terpisahkan di kelas 9 kami kembali bersama. Dan selalu duduk 2 baris didepan meja guru di sudut sebelah kiri. Di kelas 9 inilah kami menjadi lebih dekat, dekat dan terus dekat. Menjalani segala macam kebahagiaan dan kesedihan. Konflik bukanlah hal yang tidak pernah terjadi diantara kami. Perbedaan prinsip, pendapat, cara pandang membuat kita terkadang suasana menjadi kaku. Tetapi semua itu kembali sirna--sekali lagi--selalu ada jalan yang mempertemukan kita kembali. Mengerjakan tugas bersama, berlatih soal unas bersama, menyayi, berjalan, tertawa dan juga perjalan-perjalanan mbolang kita yang paling indah. Semua itu terekam jelas. Mereka seolah menari-nari dan berputar-putar dibenakku. (aku sedih waktu nulis ini huhu ):)

Kita bersama, berjalan melewati segala terpaan untuk meraih satu mimpi yang sama. Memang, Allah memberikan jalan yang berbeda kepada kita ber-4 dalam usaha untuk meraih mimpi itu. Kita berbeda sekolah. Astrid dan Dea di smala, reva di smasa dan aku di smada. Dari sinilah kita mulai beradaptasi lagi dengan kondisi ini. Kita terpisah...jujur...itu rasanya berat. Memulai lagi suatu pertemanan dengan seseorang yang kita harus mampu meredam ego kita untuk mereka. Aku terlanjur cinta dengan kalian!!!

Kita yang seperti orang gila menyanyi, bermain, dan melakukan segala macam hal-hal gila yang tidak bisa diungkapkan. Walau sederhana...sungguh itu menyenangkan dan aku rindu menghabiskan waktu bersama kalian! Membicarakan segala macam hal dari a-z dan lalu terjadi perdebatan karena adanya perbedaan pendapat dan lalu sesuatu membuat kita tertawa bersama kembali. Sungguh 1000 kata pun tidak mampu mengungkapkan bagaimana aku sayang dan rindu dan aku...aku tidak sanggup lagi mengucapkan banyak terimakasih sama kalian semua cimits :') Banyaaak banget hal yang aku pelajari dari kalian semua. Gimana dari Astrid--twinzi kecilku...belajar untuk selalu rajin, tampil kalem, selalu confident ketika presentasi, temen ngebolang naik bemo bareng dari kelas 7 :)) dan yang terpenting selalu kreatif dan imajinatif! Ayo masak barenggg! Anen tau >< hahaha. Kemudian dari Reva--yang bisa banget masuk ke segala penjuru gitu, yang dulu mesti ngingetin buat sholat dhuha hehe :' ngomongin cowok, saling menemani disaat galau (halah-_-) haha :)) Terus Dea--aaa cantikku yang enak banget buat dipeluk {} nggak peduli apa kata orang selama style kita nggak nyalahin aturan yaaa...tetep...jalan terusss haha, ini nih temen ngobrol masalah conan wkwkwk, yang gambarnya bagus, bisa bahasa korea, terus yang mesti ngajakin kita beli pentol di buk-buk yang jualan pangsit hehe, beli cireng sampek 5rb aduh kangennya :'

Cukup ya cims...tapi segimanapun...YOU'RE IRREPLACEABLE! Semoga walaupun beda sekolah persahabatan kita tetap terjalin, tetap saling menyayangi dan mendukung satu sama lain. Lovya!

SAYANG & KANGEN KALIAN SELALU! MWAHMWAH CIMSSS :* {} :3

Minggu, 17 November 2013

Budaya Membaca

Di awal november kemarin saya duduk terpaku menghadap layar dan jari-jari ini mulai menari-nari di keyboard sebuah komputer yang terletak di salah satu perpustakaan umum kota Pahlawan. Tepatnya di Gedung Balai Pemuda. Ini adalah pertama kalinya saya mengunjungi perpustakaan umum. Saya turut bangga dengan adanya sarana ini dari pemerintah kota Surabaya. Perpustakaan umum mampu menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat Surabaya. Dengan fasilitas yang cukup memadai harusnya tempat ini dapat dimaksimalkan penggunaanya. Maksudnya adalah dengan mengajak masyarakat Surabaya untuk dapat menggunakan serta merawat fasilitas umum ini.

Buku adalah gudang ilmu. Dengan buku kita akan mampu membuka jendela dunia. Karena saat membaca buku maka kita akan turut terbawa oleh atmosfer yang diciptakan oleh buku itu sendiri. Ketika suatu buku menceritakan sebuah perjalanan di belahan bumi bagian yang lain kita seolah turut merasakan bahwa kita tengah berdiri disana. Dengan merasakan atmosfer tersebut maka akan tumbuh suatu rasa keinginan untuk pergi kesana. Dan keinginan itulah yang nantinya akan memacu diri kita untuk terus bermimpi dan bermimpi.  
Ingat, bahwa sesuatu yang besar selalu berawal dari mimpi kecil  yang sederhana.
Mimpi yang sederhana tersebut bila diiringi oleh usaha yang keras dan berdoa maka bukan tak mungkin jika mimpi itu akan menjadi kenyataan yang besar. Dan melalui bukulah kita mampu menciptakan sebuah mimpi. Seharusnya pemerintah kota Surabaya dapat memberikan sosialisasi kepada setiap sekolahan untuk membiasakan budaya membaca. Karena sebaiknya membaca mulai diterapkan sejak anak berusia dini. Budaya membaca adalah suatu kebudayaan yang awalnya memang tak mudah untuk diciptakan. Tetapi, namanya juga budaya. Dalam ilmu sosiologi yang telah saya pelajari budaya adalah suatu hal yang tercipta dari akal dan budi setiap manusia. Budaya adalah sesuatu hal yang dapat dipelajari. Dengan kita membiasakan diri untuk membaca maka kita telah menerapkan budaya membaca bagi diri kita sendiri.

Dan pelaksanaan program budaya membaca pun juga telah turut dilaksanakan oleh sekolah saya yaitu SMA Negeri 2 Surabaya. Pada setiap Jumat pagi selalu diadakan kegiatan. Seperti, kerja bakti, english day dan yang terakhir adalah budaya membaca. Kegiatan budaya membaca dilakukan dengan cara setiap anak diwajibkan untuk membawa sebuah artikel ataupun buku. Kemudian kami para siswa dan juga guru akan diberikan waktu untuk membaca. Setelah itu ada perwakilan yang akan maju kedepan untuk membacakan kesimpulan dari apa yang telah dia baca.

Saya berharap agar budaya membaca dapat diterapkan. Terutama kebiasaan ini diciptakan sejak anak-anak berusia dini. Karena membaca buku bukan hanya bagian dari refreshing tetapi juga agar wawasan kita dapat bertambah luas.


Rabu, 17 Juli 2013

Viva La Sociale~

Hoaaammm...
Akhirnya, setelah tiga minggu terlelap tenggelam dalam lautan liburan saya terbangun juga! Hahahahaha :)) (halah-_-) I just can't believe if tomorrow I'll have juniors! Wohoooo *tiupterompet* *nyumetpetasan* (oke ini alay, hentikan) Sebenernya sih bukan karena besok saya sudah jadi kakak kelas *ehem* *benerin dasi* tapitapitapi...kok rasanya satu tahun itu cuepeeettt banget ya. Hehehehehe. Ya gini ini manusia, dulu pengen cepet-cepet berlalu tapi begitu udah dikasih kok rasanya cepet. Semacam gak nyangka gitu ya hehehehehe. Yang saya pengen sih bukan karena mau ina ini itu...nggaaak, bukannn :') saya cuma bahagia aja akhirnya saya sekarang terlepas dari mapel IPA. Yayyy! It's gonna be good yay yay yay~ As I told before, saya emang dari awal niatnya udah kekeuh buat masuk IPS. Dengan segala macam tetek bengek yang sudah saya pikirkan sebelumnya. Salah satunya ya resiko yang didapat. Dari dulu kan yang namanya anak IPS gak punya kesempatan untuk mengambil jurusan IPA pada saat kuliah, tapi tidak dengan sebaliknya. Ya ditatakin ajadeh. Semoga apa yang sudah saya pilih dapat menjadikan saya lebih sukses dikedepannya (amiiin)

Nah, kalo yang namanya kelas IPS tuh kan pasti udah bawaannya orang underestimate aja. Daridulu image anak sosial emang anak buangan. Anak-anak yang nggak bisa masuk ke kelas sains. Buat saya, entah sains atau sosial sama bagusnya kok. Keduanya membutuhkan pemikiran yang luas juga. Sama-sama berat. Di sosial kita nggak cuma menghapal kan? Ekonomi, ada saat kita harus berhitung. Contoh, menghitung GDP, fungsi konsumsi&tabungan dll. Di geografi juga ada berhitungnya. Okelah, mungkin dalam hal berhitung anak sains jauh lebih jago daripada kita yang anak sosial. Tapiii yaaa...walaupun kita anak sosial, entah itu masuk karena keinginan sendiri atau terbuang atau gimana. Kita harus tetep tunjukkin kalo kita juga bisa sama atau bahkan lebih berprestasi dari anak sains. Saya sih dapet wejangan dari kakak saya (murid bapak yang sudah kaya kakak sendiri) berbagai macam hal. Termasuk salah satunya bagaimana saya bukan hanya bisa survive tetapi juga berprestasi walaupun anak sosial. Dulu sih dia udah saranin saya untuk masuk sains terus baru kuliahnya ambil sosial. Karena, dulu sebelum dia jadi kadet dia mantan anak fak.hukum undip.

Sekalian tips nih untuk anak-anak sosial biar kita bisa sama-sama sukses :D Intinya kakak bilang, dengan anak sosial yang sudah punya image buruk...kita harus merubah image itu.
> Salah satu caranya adalah aktif. Aktif dalam organisasi, ekstrakulikuler maupun ajang perlombaan. Organisasi dapat membuat kita lebih tanggap dan mudah memahami apa yang ada disekitar kita. Ekstrakulikuler, jangan salah...jika kita sungguh-sungguh dan tekun yang mulanya hanya sebuah hobi bisa menjadikan kita berprestasi. Perlombaan, kalo yang ini sih pasti...ikutin ajadeh lomba-lomba apapun. Kalah menang urusan terakhir. Yang penting punya pengalaman...biar ada ceritanya, hehehe. Lagian, kalo kita punya banyak sertifikat...minimal bisa dijadikan nilai plus bagi universitas yang akan menerima siswa dari jalur undangan (red.SNMPTN)
> Kemudian...kita harus menambah wawasan kita. Sering membaca buku! Mengikuti perkembangan baik di lingkup nasional ataupun iternasional. Minimal ngikutin deh, biar waktu ada orang ngajak ngobrol kita bisa nyambung. Apalagi kalo yang ngajak diskusi gebetan kita...waaah, si doi pasti kan seneng banget ngliat kita ternyata smart...walaupun anak sosial ;) hehehehehe :p
> Terusss...kita sebagai anak sosial harus bisa mengerti, membaur dengan keadaan sekitar. Dapat memahami kondisi seseorang. Atau dapat menganalisis suatu permasalahan dengan pendekatan antara satu sama lain untuk mengetahui kira-kira apa penyebab orang tersebut melakukan suat masalah itu tadi. Halah ribet ya. Hahahahaha. Gitudeh... Kata kakak, kita harus bisa belajar menjadi seorang pendengar yang baik. Minimal kita dengerin curhatan temen, syukur-syukur kalo bisa ngasih solusi yang pas buat dia. Kalo sudah gitu, orang jadi mempercayakan kita. Dan senang juga karena turut bisa membantu menyelesaikan masalah teman :D

Itu aja sih...next post I'll write about my 3weeks of holiday. Semoga yang diatas bisa bermanfaat ya. Hehehe... VIVA LA SOCIALE~ :D

Minggu, 09 Juni 2013

Ada Alasannya...

Akhirnyaaa...kemaren kesampaian juga buat nge-blog lagi setelah mmm, hampir sekitar dua bulanan saya vakum hahahaha! Ya, kemaren habis UKK (ujian kenaikan kelas.red) selama dua minggu. Dandandannn...satu bulan sebelumnya saya sudah harus belajar fokus juga harus berkutat dengan tugas setiap malamnya. Fiuuuh, lelah jelas iya. Suntuk jelas iya... Makanya, solusi saya ya nge-blog ini... Hehehe...

Pasti dari judulnya bingung maksudnya alasan apaaa lagi...hehehe... Sama deh jadi bingung juga hehe-_-v
As I told you in my last blog, opini-opini saya tentang dunia pendidikan di Indonesia...ummm, sebenernya sekarang sih Unas fungsingnya cuma buat menjawab pertanyaan "Nilai danemmu berapa?" and nothing more. Nilai danem itu reall-really useless kali ya untuk tahun ini buat kelas XII. Karena kan jalur undangan atau SNMPTN itu berdasarkan nilai raport dari semester satu-lima. Sooo, I've to do my best in every semester. Because I want to reach my dream...yeah, SNMPTN. Pinginnya sih kelas XI ini masuk ke jurusan IPS. Well, mungkin banyak orang yang heran ya kenapa saya dari masuk SMA udah kekeuh untuk masuk IPS. Hmmm, jadi mungkin alasan yang pertama adalah karena saya sama sekali tidak berminat&berbakat dalam mapel IPA. Oleh karena itu saya tidak ingin memaksakan diri untuk masuk kelas IPA hanya untuk mengejar gengsi sedangkan kemampuan saya sendiri pun mungkin hanya sekitar 40% saja. Daripada saya nanti masuk di jurusan IPA tetapi tidak dapat bersaing dengan yang lain? Ya kan...realistis ajalah. Kemudian alasan yang lainnya ituuu...karena saya basicly daridulu muesti penginnya masuk ke jurusan-jurusan berbau IPS di kuliah nanti. Jadi, menurut saya buat apa nekuni IPA sampek nggewetu selama dua tahun kalau ujung-ujungnya waktu kuliah malah lintas jurusan. Untungnya ajasih, orangtua selalu dukung apa yang terbaik untuk anaknya. Alhamdulillah mereka berdua nggak pernah maksa untuk ina ini itu...yang penting harus bertanggung jawab dengan pilihannya. Someday I will make you proud of me mom,dad :-)

Sabtu, 08 Juni 2013

Rumitnya Pendidikan di Indonesia

Dari judulnya kayanya sih banyak orang yang udah berfikir "emang rumit kali ya." Well, dunia pendidikan di Indonesia itu nggak pernah ada matinya dari kata "rumit." Rombak sana-sini. Peraturan yang diganti per berapa tahun sekali yang juga menyebabkan banyak siswa yang kelimpungan.
Rumit yang dimaksud akan saya gambarkan dari kacamata saya--seorang pelajar berseragam abu-abu yang terkadang banyak pertanyaan yang muncul tiba-tiba dan kerjanya mengamati keadaan sekitar serta notabene yang kerjanya bertengger dari rumah-sekolah begitu terus setiap lima kali dari seminggu.

A. Kita mulai dari yang masih hangat. Unas. Unas tahun ini banyak sekali menuai kontroversi. Mulai dari tipe soal yang berjumlah 20 sampai sistem soal yang menggunakan barcode. Saya hanya nyengir, memangnya soal unas kebutuhan rumah tangga di supermarket gitu ya? Hehe...

Saya sih setuju-setuju aja dengan keputusan ini. Menurut saya bagus...karena...sedikit banyak dapat meminimalisir kecurangan yang terjadi di para pelajar. Pasti paham dong dengan apa yang dimaksud...ya, joki. Dan juga mungkin karena saya...bukan individualis ya...tapi...saya selalu berusaha semampu saya untuk mengerjakan sesuatu dengan jujur untuk masalah ujian. Baik itu ulangan harian, tengah semester, kenaikan kelas ataupun unas. Tahun saya kemarin saja, dengan lima paket masih ada yang bermain dibelakang. I-uk, i-uk. Mereka sangat-sangat berusaha untuk berlomba mendapatkan hasil unas yang absolut. Dan hasilnya...bukan main luar biasa! Tahun saya danem 38-39 sudah kaya kacang godok di Gelora Bung Karno semalem. Bertebaran dan mudah banget buat dapet segitu. Sedangkan saya? Dengan sikap saya yang kekeuh untuk berusaha jujur ya menerima kekecewaan karena danem saya yang bisa dibilang kala itu tergolong sedikit minim. Intinya, joki itu memiliki kekuasaan banget deh.

Naaah, dengan sekarang diberlakukannya 20 paket...mungkin...si para joki tuh kewalahan kali ngerjain... Mmm, berapa tuh ya...20 paket dikali empat mapel. 80 soal! Yakin deh joki-joki itu past mana tahan banget suruh ngerjain segitu banyak. Hahahaha... Tapi sayangnya, adek-adek setahun dibawah saya ini banyak yang riwil gitu deh ya. Caci maki pemerintah di sosial media. Yang katanya "mau bikin siswanya pinter kok susah amat." Hiyaaa, kalimat itu mungkin udah sering ya dilontarin sampek-sampek kita yang ndengerin aja udah bosen. Tolong deh ya, kalau kamu sudah yakin dengan kemampuan kamu ya...buat apa marah-marah sampai kaya gitu? Mau paket unas dibuat lima paket kek, 20, 270 atau berapapun kalau kamu siap dan sanggup serta yakin bisa mengerjakan soal unas tersebut ya ngapain keki-keki? Ya nggak-ya nggak?

Untungnya aja sih ya pemerintah nggak nge-block atau istilahnya 'nge-cing' anak-anak yang caci maki pemerintah dengan nggak ngebolehin mereka untuk ikut unas. Nahlo hayooo? Gimana coba kalau kaya gitu? Makanyaaa, dengan kemajuan tekhnologi yang sudah seperti ini dan sosial media yang sudah seperti buku diary berjalan itu jangan disalah gunakan artinya. Sosial media itu tempat untuk berbagi, bukan untuk saling mencaci maki. Dengan kamu menuliskan kata-kata yang kurang pantas, maka itu menunjukkan bagaimana latar belakang diri kamu. Although some people say "don't judge person by their tweet."

B. Selanjutnya adalah pemberhentian program RSBI.
Kalau yang ini saya sangat-sangat tidak setuju. Banyak orang diluaran sana yang selalu berfikir bahwa sekolah RSBI adalah sekolah berstandar internasional yang ditujukan pada kaum menengah keatas.
Padahal kenyataannya TIDAK! Oke, mungkin saya hanya melihat kasus ini dari sisi sudut pandang saya dan teman-teman saya saja. Selama ini saya sudah mengenyam kurang lebih empat tahun disekolah yang menyandang status RSBI. Daaannn...faktanya di lapangan saya memiliki teman dari berbagai macam kelas. Tidak mesti semuanya adalah anak-anak orang menengah keatas. Beberapa sih, memang iya. Tapi itu bukan menjadi alasan karena mereka dapat membayar "lebih" ke sekolah.

Kita untuk dapat masuk ke sekolah RSBI itu perjuangannya bukan main. Unas adalah salah satu seleksi awal untuk dapat masuk ke sekolah RSBI. Tidak cukup sampai disitu saja. Para siswa yang nilai Unas nya masuk dalam kriteria untuk dapat masuk ke sekolah RSBI harus di tes terlebih dahulu. Mapel yang diujikan adalah matematika, ipa dan b.inggris. Dan, kebanyakan dari soal tersebut adalah menggunakan logika serta beberapa menggunakan b.inggris. Pengalaman saya dulu waktu mengikuti tes untuk masuk ke SMP RSBI, saya pernah mendapatkan soal di mapel ipa yang materi itu saya dapatkan ketika duduk di kelas 9. Wow! Tahu kan betapa susahnya? Ketika sekolah RSBI itu didominasi (walaupun sebenarnya belum tentu) oleh kaum konglomerat...itu bukan karena mereka "wani piro", itu hanyalah suatu kebetulan saja. Tetapi memang kita tidak dapat memungkiri kan bahwa anak yang terlahir dari keluarga menengah & menengah keatas memiliki wawasan dan kemampuan yang lebih daripada anak dari keluarga menengah kebawah. Hal ini karena dorongan lingkungan terlebih dari orangtua, asupan gizi serta fasilitas yang diberikan orangtua mereka untuk menunjang pendidikan anaknya.

Selain itu adalah masalah biaya. Oke, lagi-lagi saya berkata bahwa mungkin ini dari sudut pandang saya dan teman-teman saya saja. Selama 4 tahun saya bersekolah di sekolah negeri yang menyandang predikat RSBI, orangtua saya tidak pernah membayar sepeser pun untuk SPP. Ya, di Surabaya...kota sekarang saya berpijak...sekolah mulai dari yang reguler hingga yang RSBI semuanya GRATIS TIS TIS TIS TIS! Sumpah...kalo boleh saya mengambil kata-kata yang sedang nge-tren oleh Arya Wiguna sih...DEMI TUHAN deh ya... Mungkin lain Surabaya lain pula kota lainnya... Jangankan jauh-jauh yang kota metropolitan, kota yang bertetangga dengan Surabaya pun harus membayar segala macam... Sedangkan saya...sepeser pun tak! Bahagia memang. Meski begitu, sekolah RSBI saya dulu juga memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Makanya...masih ingat kah dengan kejadian ketika Walikota Surabaya tercinta ini Ibu Risma sangat-sangat memperjuangkan agar status sekolah RSBI di Surabaya tidak dicabut? Itu dikarenakan pendidikan di Surabaya yang laksana surgaaa... Dan terkadang, orang sering mencibir bahwa RSBI hanyalah suatu embel-embel belaka. Untuk gaya-gayan, untuk pembeda status atau apalah. Padahal faktanya tidak demikian, sekolah RSBI adalah sekolah yang semulanya...atau mungkin sudah daridulu kala merupakan sekolah yang memiliki grade tinggi. Bahkan sejak Ibu saya masih mengenyam bangku putih-biru. Sehingga materi yang diberikan ataupun cara penyampaian yang disampaikan berbeda dengan sekolah reguler. Karena kami, adalah anak-anak yang telah tersaring dari sekian ribu pendaftar dari segala penjuru. Jadi, RSBI bukan hanya sebagai alat untuk keren-kerenan, bukan. Ibaratnya, kami adalah sang juara sperma yang telah berlomba-lomba dengan jutaan sperma lainnya untuk mendapatkan ovum tersebut, yaitu bangku di sekolah RSBI. Asal memiliki kepandaian, kita bisa kok masuk ke sekolah yang memiliki grade tinggi...dari golongan keluarga manapun kamu berasal. Asalkan ada kemauan untuk maju, pasti Allah akan memberikan jalan :-)

Kini, sekolah RSBI telah berubah nama menjadi sekolah kawasan. Yaitu sekolah yang dianggap paling mumpuni disetiap daerah. Yaitu pusat, timur, barat, utara dan selatan. Daaan, *jengjeng* standarisasi untuk dapat mengikuti (kini) tes TPA berkurang! Waaah, kalau sudah gini ya tahunnya saya yang paling jealous menerima berita ini. Hahahaha... As I told before, tahun saya nilai danem gila-gilaan dan pada saat itu nilai minimal yang digunakan adalah 34,00 dan tidak boleh ada mapel yang nilainya dibawah 7,50. Sedangkan sekarang tidak boleh ada mapel 7,25. Dandandan, terbukti kaaan...adek-adek setahun dibawah saya ini kembali riwil. Menurut saya, pemerintah telah bersikap adil (pis adek-adek :*). Karena tahun ini, danem tidak gila-gilaan atau bahkan mungkin bisa dibilang jeblok! Maka dari itu pemerintah mengatasi dengan penurunan nilai minimal di setiap mapel. Sehingga yang dapat bersaing merebutkan bangku sekolah kawasan itu semakin bertambah. Daaan, ketika kamu memang sudah mendapatkan nilai yang kamu harapkan ya adek-adek...36 keatas itu buagus banget ya...(karena dulu saya dibawah itu-_-) you shouldn't talk to much and give a critic to government in social media. You're leading for this step. So why you're worry?

Jugaaa, big congrats SMP Negeri 1 Surabaya 10 besar peraih nilai Unas murni tertinggi se-INDONESIA! You rock guys! Keep fighting untuk dapat masuk ke sekolah yang kalian impikan, dan selalu rendah hati ya! Tanamkan ilmu padi ;-)

Mungkin cuma dua persoalan saja yang saya bicarakan...karena saya...capek ngetik dan sudah mulai buntu. Hehehehe, lagi nunggu nilai UKK yang keluarnya perlahan-lahan kaya nunggu pembukaan kelahiran anak pertama gitu deh... bikin dag-dig-dug-serrr... Semoga bisa lulus KKM semua jadi bisa libur totalll...aminnn.
Oiya, saya sekarang lagi keranjingen buat nonton film Disney secara online hihihi :3 nih linknya: http://freedisneymovies.blogspot.com

Anw, happy saturday y'all :-) met bergiat, met bermalam minggu semua nyaaa... hope you're fine mas cims hehe love you anyways <3>

Minggu, 17 Maret 2013

mesti gini

Nyaw nyaw nyawww...

padahal tadi sebelum buka blog udah kepikiran bakal nulis apaan...eh begitu udah buka malah bingung mau nulis apa -.- takut serba salah nulisnya... takut dibilang "wani e mek ngomong nang mburi... nek gak seneng yo ngomong nang ngarep rek" (beraninya cuma ngomong dibelakang, kalo emang nggak suka yang ngomong aja didepan-red.) yak itu sepenggal kalimat boso suroboyoan yang maksudnya...bisa dibilang...orang backstab kali ya... eh nggak juga ding menurut saya hehe...

apa ya...tentang hal dan masalah yang sama. yang udah saya bolak-balik ceritain ke siapapun! ya siapapun yang mau dengerin masalah saya yang satu ini. udah berulang kali. sama orang tua--ibu terutama, murid-muridnya bapak yang udah saya anggep sebagai kakak sendiri. saya? rumput? nggak juga sih sebenernya.

ceritanya as I told you in my last post...I never feel 'comfort' in my new class (ps: sorry for my classmates but this is what I truly feel.) saya cuma merasa....saya itu invisible bagi mereka (lil' bit part of them)... apa ya... seems like they never can appreciate me. dengan apa yang sudah saya punya sekarang. saya memang nggak mau melebih-lebihkan juga sih. ya saya mohon maaf juga buat sebelumnya. saya tau, dengan saya nulis kaya gini...juga nggak akan menyelesaikan masalah yang kalo orang bilang masalah ini dibuat-buat sendiri sama saya. dan saya juga tau, suatu saat saya akan kecewa berat telah nulis tentang ini. tapi, ya memang benar gini adanya. apa yang saya--dan kaum minoritas yang lain dikelas rasakan. you should know about this guys. please understand us and let me give an opinion. orang yang bijaksana adalah orang yang selalu mendengarkan opini orang lain bukan?

bukannya saya mau sombong atau gimana. didalam lingkup ini, saya termasuk golongan yang tengah-tengah. mulai dari segi keluarga, sekolah, prestasi dan segala macam hal. tapi...mesti, selalu... kita...yang...golongan anak diem-nerd-weird atau apalah kata-kata kalian untuk mendeskripsikan kami. kita memang nggak selalu bisa diajak pergi-pergi. but somehow, we're all normally teen. we need to go out with our friends. at least you have to ask us for join with all of you for having fun. but, you--all of you never do it. ne-ver.

kalian anggap kami ini siapa? kalian dengan seenaknya sendiri. ibarat kata seperti bikin keputusan bak suatu pemerintahan tanpa minta persetujuan rakyat jelata nya gitu. kita disini, sama-sama belajar. punya kedudukan yang sama. masih kelas satu sma. ya kan? tapi apa...terkadang...kalian memperbudak kita. dan bodohnya lagi kita mau. kalian mau tau alasan yang sebenarnya? kita takut...kita hanya takut lebih tidak dianggap lagi. itu alasannya. kalian yang selalu datang ketika hanya ada maunya saja. waktu kalian butuh contekan pr, tugas, ulangan atau apalah itu... kita nggak papa kok, kita malah seneng dikasih tanggung jawab. itu sama artinya dengan kita diberi kepercayaan kan? hanya...yang membuat kita sedikit sebal itu karena... kalian jarang sekali atau bahkan mungkin tidak pernah melakukan sedikit hal manis ke kita. let me give an example....(eh nggak usah ding nggak perlu segitunya juga kali nin-_-).

berulang kali saya berada di titik jenuh. pada saat semester awal, setiap hari saya tak henti-hentinya bercerita apa saja yang baru terjadi di kelas dan teman-teman saya. dan...tak sadar, kadang bulir air mata jatuh dengan lembut. apa ya...semacam tak kuasa, merasa...argh. undescribable feeling banget. random gak sih. cuma gara-gara belum punya temen deket aja udah ngejer nangis sampek begitu. alay emang. cuma...hingga pada saat titik-titik jenuh tertentu.

saya--kami--kita hanya ingin untuk dihargai. intinya gitu. jangan datang waktu butuh aja dong. lagian, kita semua punya badan yang makroskopis kan? nggak perlu dilihat dengan bantuan mikroskop kan? kenapa kalian hanya untuk sekedar 'say hi' aja tidak bisa? itu hal yang menyakitkan. susahkah bagi kalian untuk melontarkan sapaan tersebut? atau...kah kalian memang menganggap kami tidak ada? jadi...kalian hanya berfiikir kita hanyalah butiran pentol? eh salah maksud saya...debu? seperti kata rumor. ah ya sudahlah.

honestly...I'd rather being an invisible than never be appreciated by people arounds me.

You know, sometimes when people starts to talk about their problems they just need to be heard without need a solution. It's like a water in the glass. When you always pour a water into the glass without you never drink that water...somehow the water will be flood up. It's same with our problems. We can't always keep our problems alone, we need to share with the other. Just to be heard. It can make you feel free. Right?

Sabtu, 16 Maret 2013

#bepositive

Stop complaining, never underestimate, always optimism and keep focus! #bepositive

Senin, 03 Desember 2012

TGIF (30th Nov 2012)

Haiii ^^ nah, baru sekarang deh punya waktu buat nge-blog. hehe. sebenernya timing juga agak nggak pas sih, soalnya nanti siang hari pertama UAS. makanya disempet-sempetin buat buka. Mau nge post tentang kemarin jumat.

Jumat minggu lalu (30 November 2012) sekolah saya, SMA Negeri 2 Surabaya mengadakan acara DAF (SMADA FIESTA) Untuk penjelasannya monggo liat gambar dibawah ini....
Yap, bener... Jadi DAF itu semacam pentas seni gitu. Dan guest star acara DAF kemarin adalah RAN & Pee Wee Gaskins. Hmmm, berhubung saya masih kelas X dan termasuk cupu....hehehe jadi gak ikut ngisi acara DAF kaya temen-temen kelas X yang lain. Istilahnya nggak ikut berpatisipasi lah. 5 temen kelas saya, satu band main jadi pembuka di acara DAF kemarin. Hm, tapi walaupun nggak ikut berpartisipasi secara langsung, tetep aja nih hari jumat kemarin itu bener-bener TGIF. Mau tau nggak kenapa? Mau tau apa mau tau banget? Hehehe, jangan kepo dong :p
Ceritanya dari awal aja yaaa.....hehehehe. Jadi saya kan anggota dair ekskul jurnalis di sekolah. Waktu itu kakak kelas saya nawarin anak-anak kelas X buat ikut audisi mewawancarai guest star di DAF nanti. Dan saya ikut audisi itu. Dan, alhamdulillahnya lagi saya keterima sama satu temen saya. Hehehehe, daaan, alhamdulillahnya lagi saya dapat kebagian untuk mewawancarai RAN. WUAAA!!! So excited banget kan ya. Seneng pul waktu dikasih tau bisa lolos. Dirumah dari segala pertanyaan apa bla3x H-seminggu itu sudah bolak-balik latian ngomong didepan cermin. Berharap bisa profesinal gitu deh *cielah* hahaha. Nah tapi....waktu hari H nya, duh sama aja dag dig dug serrr belalang kuncup mau mekar deh ya. Beuh rasa nervousnya baru kerasa saat itu. Sama kakak kelas, saya dan temen saya diizinin untuk nggak ikut dua jam pelajaran terakhir. Kami sudah siap-siap segala macem. Waktu kumpul-kumpul ditanyain sama kakak-kakak kelas. Eh terus ada kakak kelas yang bilang kalo RAN sudah sampek smala. Wiuuuh langsung keringet dingin euy....wkwk. Iya, RAN dateng ke smada. Karena ditakutkan kalau wawancara disana bakal menyita waktu mereka. Akhrinya sudah siaplah saya didepan ruangan kami untuk wawancara. Begitu liat RAN jalan dari atas...langsung jatuh seketika haha lebay ya. Sampek-sampek ada kakak kelas yang nyuruh santai....hahahaha gabisa men. Susah bener. Dag dig dug ser nya itulo hahaha....
Nyampailah kita semua diruangan aula itu. Ada banyak orang sih, sekitar 20an. Ada kakak panita DAF, para donatur tertinggi juga guru-guru. Mereka pertama foto-foto dulu. Setelah itu barudeh saya mewawancarai mereka. Waktu itu sih yang dateng cuma kak Asta sama kak Nino. Yah, walaupun deep inside mengharapkan kak Rayi dateng juga :( tapi...no problemo lah ya... hehehe
Time for us.....mereka ternyata cukup enak juga diajak ngomong, nggak sombong nggak jual mahal gitu nggak.... Bahkan mereka menyenangkan menurutku. Masih inget waktu nyiapin buat ngrekam kak Nino bilang "Wah, udah kaya profesional ajanih" hehehe....tersipu malu kakak. Saya ngasih 10 pertanyaan kepada mereka dan mereka jawab dengan yaaah.....nggak jutek-jutek amat lah. Mereka memberi respon dengan baik. Alhamdulillah wawancara berjalan cepat cuma sekitar 5 menit. Karena mereka juga harus balik ke hotel. Daaan, setelah wawancara kami foto bertiga hehehe, here's the nice pic.....
keliatan unyil ya....haha
Begitu selesai langsung disalami sama salah seorang wakasek yang ngajar dikelas saya dan beliau bilang "Wah, jurnalis beneran nih....Jurnalis gaboleh remidi dong," hahahaha iya pak amin amin hehe.... Waktu keluar dari aula langsung aja teriak-teriak jerit, mau turung tangga jerit-jerit lagi hahaha.... Saking gilanya dan saking senengnya habis ketemu RAN. Pulang sampek dirumah pun juga gitu, ketemu Ibu juga teriak-teriak lagi hahaha. Unforgattable moment bener deh. Semacam langkah awal untuk mencapai cita-cita saya hehe...
Malemnya dateng DAF dan bla-bla-bla biasa aja sih. Itu pertama kalinya saya ke konser musik. Karena saya sendiri dari jam 2-5 ada shift untuk meliput hehe... Dan yaudah sih berjalan begitu aja. Cuma liat RAN nyanyi satu lagu terus pulang, udah dijemput udah malem juga sih hehehe..... Yah...jadi yang biki tambah TGIF itu bukan DAF nya, tapi....wawancaranya hehehe..... Gitu aja sih, saya cuma saking seneng aja dimana-mana saya nge-post foto ini hahaha. Pertama di twitter waktu selesai langsung update, terus di instargram, di facebook juga, eh sekarang di blog. Hehehe.... Seneng lah pokoknya....

Thankyou kakak ^^ 
Saya masih menunggu siapakah orang yang akan ditugaskan kepada saya untuk diwawancarai selanjutnya~

Sabtu, 13 Oktober 2012

sekolah

"Sekolah diniati buat ibadah, buat cari ilmu biar bisa berguna dihari depan."

Minggu, 30 September 2012

I got it

minggu kemaren hasil uh dibagi rasanyaaa....duag dig serrr serrr serrr.... emang sih belum semuanya, baru sebagian aja. tapi udah seneng duluannn hehehe.... alhamdulillah dari enam yang udah dibagi, cuma satu yang kena remidi....hehehe. alhamdulillah nya lagi, sueneng pol pas tau nggak remidi bio sama b.ing, soalnya hampir satu kelas remidi semuaaa ((: tapi ngenes yaaa, kenapa sos malah kena remidi.... sumpah ngenes pol, habis dibagiin kertas ulangannya, langsung berlumuran deh tuh air mata....jatuh jatuh jatuh, sampek diliatin bu yuni sama temen2. mungkin mereka heran kali yaaa -_- hehe... la gimana, aku mau masuk ips tapi kok malah sos ku yang remidi? HAAAH! yah, bismillah semoga dikedepannya semua mapel ips bagus semuanyaaa *amin*. tapi seee, insyallah semoga list remidi cuma nambah dua mapel. geo sama fis. kalo geo sih pasti yaaa, habis 25 pil ganda sama satu soal uraian. dan soal uraiannya sendiri poinnya 25. laaah, kalo uraiannya salah pasti remidi kaaan wrrr huftek... kalo fisika siiih.....hehehehe itu mah nggak perlu ditanya lagi -_- wkwkwk ((: emang dasarnya gabisa fisika ya mau digimanain lagi cobaaa ((:
sampek pas hari minggu kebetulan aa pulang, eeeh yaudah deh minta diajari vektor. terus sambil cerita cerita bilang deh kalo anti banget sama fisika.............. rumus yang sederhana pun, aku nggak tau -___- jadi malu sama guru les, hehehe._. dan akhirnyaaa, si aa cerita sama juniornya. sebenernya sih biasa aja, tapi masalahnya bilangnya itulooo, masa "eh, adeknya aa itu gabisa fisika. buruk banget, sampek anti gitu sama fisika. besok kalo kamu tak ajak kerumahnya ajari ya" JLEB. sakittt -- ibu sama aa mesti bilangnya cari sesuatu yang menarik dan menyenangkan dari fisika. LAH APA COBAAA? RAWWWRRR~~~ emang udah dari sananya kali ya gak minat dan gak bakat sama fisika....hehehe

Sabtu, 15 September 2012

ya begitulah...

akhir akhir ini emang sering kepikiran sama blog yang unyunyu dan tidak terawat ini. sih, pinginnya kalo bisa setiap weekend mesti nyempetin buat posting sesuatu. entah itu nggeje atau apalah haha :)) soalnya lagi pengen usaha nglatih kemampuan nulis juga. hehe...

btw sedikit mau share foto-foto kemaren pas sama classmate nih...xiers of xenxasi smada. let's cio ;-)







Minggu, 09 September 2012

Kehidupan SMA vs Sinetron

Sudah hampir 2 bulan nglakoni sebagai siswi "putih abu-abu". Dan walaupun masih 2 bulan tapi sudah bisa bilang "oalah, ternyata gini to rasanya jadi anak SMA". Ternyata beda jauh sama kaya yang diceritain di sinetron-sinetron.
Dulu waktu masih SMP, rasanya ngebet banget pengen jadi anak SMA. Tapi sekarang kerjaannya kangen sama masa-masa SMP dulu. Kangen sama sekolahnya, gurunya, temen-temennya, pelajarannya. Wuaaah pokoke kangen sekolah SMP sak isi-isine.

SMA yang di sinetron-sinetron itu kan biasanya cenderung muesti ceritanya anak sma cinta-cinta an lalala lilili yowes terus mbulet-mbulet #halah -_- tapi emag bener kan faktanya kaya gimana dunia sinetron di Indonesia ini. Orang yang nggak ngerti (re: orang di desa, anak-anak kecil) pasti mbayangin gimana surga gitu rasanya jadi anak SMA. Yang boleh bawa mobil kesana kemari, pake rok mini diatas lutut, rambut dicat, pake aksesoris yang berlebihannya itu puol banget. Kerjaannya cuma nongkrong begaol sama temen se-geng ngrumpa-ngrumpi nggosip sana-sini. Terus matanya sigap banget liat cowok/cewek kece. Padahal faktanya? NGGAK SAMA SEKALI. Yang namanya SMA kan udah harus planning buat kehidupan di masa depan nanti. Nggak cuma sekedar main-main kaya yang disinetron terus bisa bebas nglanggar aturan sekolah, debat sama guru untuk suatu urusan yang nggak penting dan bla bla bla.

Dan yang aku rasain sekarang itu justru suatu kewajiban yang harus aku lakukan dengan semaksimal mungkin untuk nggapai cita-citaku, untuk masa depanku sendiri. Dan yang pasti untuk mbanggain kedua orang tua. Masa depanku nanti ditentuin sama diriku sendiri. Dan itu harus dimulai dari sekarang. Buktinya sekarang SMA aku lebih banyak diem nggak mau haha hihi lagi kaya dulu SMP, harus lebih giat. Dulu SMP tiap malem weekend mesti pacaran kalo nggak sama twitter ya sama dvd-dvd. Nah sekarang? Kalo sekarang pacaran ya mesti sama tugas-tugas, atau kadang-kadang ya having time bareng keluarga. Cerita sembarang kalire ke ortu curhat-curhat masalah-masalah disekolah selama satu minggu ini atau kadang juga curhat masalah pribadi....hihihhi ;3 Pokoknya SMA itu masanya ngatur kehidupan di masa datang deh. Pasti buat rek, mbak & mas yang udah SMA ngerti kan rasanya SMA itu gimana.

Itukan yang tau tentang kehidupan anak SMA yang sebenernya. Lah yang nggak tau? Yang orang-orang desa yang nggak ngenyam pendidikan, sama adik-adik kita yang suka liat sinetron? Pasti mereka ngrasa kalo SMA itu surga dan fun banget deh pokoknya. Padahal aslinya? nggak blas.... eh ya nggak ding.... Maksudnya, nggak sepenuhnya bener kaya yang diceritain di sinetron-sinetron itu. Terus-terus masalahnya sekarang sinetron nggak cuma nyeritain tentang dunianya SMA, tapi SMP-SD juga...wuaduuuh gaswat mas mbak brooo... Ceritanya cinta-cinta an aduh sumpah nasjong banget rasanya ewh -_- Sampek adik-adik kita udah ngerti pacaran itu apa, cara ngrayu cewek gimana... Wuaaa, kakak-kakaknya kalah niiih.... Makanya yang punya adik jaga adiknya baik-baik, kalo nonton TV diperhatiin, daripada ntar dia ketularan virus-virus yang nggak baik dari acara yang mesti diliat sama dia. Ya kan? Bener kan? Haha.

Yaudahlah, cuma mau sedikit nge-share sama yang lagi ada di pikiran dan hati hehe...
btw, minggu ini suwumpek pol banyak pr sama uh juga menanti... hmm, tetap semangat dan bismillah wish me luck ya :-) semoga bisa mendapatkan hasil yang maksimal walaupun masih uh.

See yaaa xxx :-) :-) :-)