Rabu, 11 Desember 2013

Lovya :3

beloved cimits
ps: sori fotonya gak sama kaya yang di insta --

Seperti yang saya tulis di post instagram saya (@ninditalrikip) : 11-12-13. Dear, cimits... Time flies, but memories stay. And this picture will show the universe how we were meant to be for each other. You girls, are irreplaceable! No matter how far we go, or how hard people trying to break we up--we are still loving, caring and protecting each other. I've learned so many things from you. And I just can't forget all the things that we have done together. Kinda miss all those moments with you all the time. XOXO

Persabatan adalah sebuah jalinan pertemanan yang jauh lebih dekat atau lebih intens. Setiap orang pasti tentu memiliki persahabatan yang tak tenilai harganya. Bagaimana menjalani susah dan senang bersama. Merasakan kebahagiaan, kesedihan dan bersama-sama menangis dan tertawa dalam sebuah kaleidoskop antara kedekatan dan kegilaan suatu persahabatan. 

Because the truly bestfriends are the one who can be crazy with.
My beloved cimits--astrid, dea, reva--kalian SUPER! Awal perkenalan kami terjadi pada saat kami duduk dibangku kelas 7. Kemudian segalanya pun terjadi. Entah apa yang membuat semesta menyatukan kita. Tiba-tiba saja seperti ada magnet yang membawa kita ke suatu pusaran bernama persahabatan. Setelah satu tahun pada saat kita kelas 8 terpisahkan di kelas 9 kami kembali bersama. Dan selalu duduk 2 baris didepan meja guru di sudut sebelah kiri. Di kelas 9 inilah kami menjadi lebih dekat, dekat dan terus dekat. Menjalani segala macam kebahagiaan dan kesedihan. Konflik bukanlah hal yang tidak pernah terjadi diantara kami. Perbedaan prinsip, pendapat, cara pandang membuat kita terkadang suasana menjadi kaku. Tetapi semua itu kembali sirna--sekali lagi--selalu ada jalan yang mempertemukan kita kembali. Mengerjakan tugas bersama, berlatih soal unas bersama, menyayi, berjalan, tertawa dan juga perjalan-perjalanan mbolang kita yang paling indah. Semua itu terekam jelas. Mereka seolah menari-nari dan berputar-putar dibenakku. (aku sedih waktu nulis ini huhu ):)

Kita bersama, berjalan melewati segala terpaan untuk meraih satu mimpi yang sama. Memang, Allah memberikan jalan yang berbeda kepada kita ber-4 dalam usaha untuk meraih mimpi itu. Kita berbeda sekolah. Astrid dan Dea di smala, reva di smasa dan aku di smada. Dari sinilah kita mulai beradaptasi lagi dengan kondisi ini. Kita terpisah...jujur...itu rasanya berat. Memulai lagi suatu pertemanan dengan seseorang yang kita harus mampu meredam ego kita untuk mereka. Aku terlanjur cinta dengan kalian!!!

Kita yang seperti orang gila menyanyi, bermain, dan melakukan segala macam hal-hal gila yang tidak bisa diungkapkan. Walau sederhana...sungguh itu menyenangkan dan aku rindu menghabiskan waktu bersama kalian! Membicarakan segala macam hal dari a-z dan lalu terjadi perdebatan karena adanya perbedaan pendapat dan lalu sesuatu membuat kita tertawa bersama kembali. Sungguh 1000 kata pun tidak mampu mengungkapkan bagaimana aku sayang dan rindu dan aku...aku tidak sanggup lagi mengucapkan banyak terimakasih sama kalian semua cimits :') Banyaaak banget hal yang aku pelajari dari kalian semua. Gimana dari Astrid--twinzi kecilku...belajar untuk selalu rajin, tampil kalem, selalu confident ketika presentasi, temen ngebolang naik bemo bareng dari kelas 7 :)) dan yang terpenting selalu kreatif dan imajinatif! Ayo masak barenggg! Anen tau >< hahaha. Kemudian dari Reva--yang bisa banget masuk ke segala penjuru gitu, yang dulu mesti ngingetin buat sholat dhuha hehe :' ngomongin cowok, saling menemani disaat galau (halah-_-) haha :)) Terus Dea--aaa cantikku yang enak banget buat dipeluk {} nggak peduli apa kata orang selama style kita nggak nyalahin aturan yaaa...tetep...jalan terusss haha, ini nih temen ngobrol masalah conan wkwkwk, yang gambarnya bagus, bisa bahasa korea, terus yang mesti ngajakin kita beli pentol di buk-buk yang jualan pangsit hehe, beli cireng sampek 5rb aduh kangennya :'

Cukup ya cims...tapi segimanapun...YOU'RE IRREPLACEABLE! Semoga walaupun beda sekolah persahabatan kita tetap terjalin, tetap saling menyayangi dan mendukung satu sama lain. Lovya!

SAYANG & KANGEN KALIAN SELALU! MWAHMWAH CIMSSS :* {} :3

Jumat, 29 November 2013

BLAH!

The time when you don't know what actually makes you cry is the hardest feeling ever. You've tried to handle it, but the the tears won't stop and still falling out continuously.

Rabu, 20 November 2013

Da da da~

Rain always brings us to time machine--make us remember about the past. The best or even the worst one.

Welcome, rainy season!
be good yea
Sincerely, who've been waiting you all the time



Minggu, 17 November 2013

Randomness Tonight

Dalam diam--kita saling melihat, mengamati dan berharap juga saling mengagumi satu sama lain. Ada sejuta cerita yang mampu diungkapkan sekalipun itu hanya dalam diam. Tentang apa yang selama ini kita pikir dan rasakan. Kita--berkomunikasi dalam diam.

Budaya Membaca

Di awal november kemarin saya duduk terpaku menghadap layar dan jari-jari ini mulai menari-nari di keyboard sebuah komputer yang terletak di salah satu perpustakaan umum kota Pahlawan. Tepatnya di Gedung Balai Pemuda. Ini adalah pertama kalinya saya mengunjungi perpustakaan umum. Saya turut bangga dengan adanya sarana ini dari pemerintah kota Surabaya. Perpustakaan umum mampu menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat Surabaya. Dengan fasilitas yang cukup memadai harusnya tempat ini dapat dimaksimalkan penggunaanya. Maksudnya adalah dengan mengajak masyarakat Surabaya untuk dapat menggunakan serta merawat fasilitas umum ini.

Buku adalah gudang ilmu. Dengan buku kita akan mampu membuka jendela dunia. Karena saat membaca buku maka kita akan turut terbawa oleh atmosfer yang diciptakan oleh buku itu sendiri. Ketika suatu buku menceritakan sebuah perjalanan di belahan bumi bagian yang lain kita seolah turut merasakan bahwa kita tengah berdiri disana. Dengan merasakan atmosfer tersebut maka akan tumbuh suatu rasa keinginan untuk pergi kesana. Dan keinginan itulah yang nantinya akan memacu diri kita untuk terus bermimpi dan bermimpi.  
Ingat, bahwa sesuatu yang besar selalu berawal dari mimpi kecil  yang sederhana.
Mimpi yang sederhana tersebut bila diiringi oleh usaha yang keras dan berdoa maka bukan tak mungkin jika mimpi itu akan menjadi kenyataan yang besar. Dan melalui bukulah kita mampu menciptakan sebuah mimpi. Seharusnya pemerintah kota Surabaya dapat memberikan sosialisasi kepada setiap sekolahan untuk membiasakan budaya membaca. Karena sebaiknya membaca mulai diterapkan sejak anak berusia dini. Budaya membaca adalah suatu kebudayaan yang awalnya memang tak mudah untuk diciptakan. Tetapi, namanya juga budaya. Dalam ilmu sosiologi yang telah saya pelajari budaya adalah suatu hal yang tercipta dari akal dan budi setiap manusia. Budaya adalah sesuatu hal yang dapat dipelajari. Dengan kita membiasakan diri untuk membaca maka kita telah menerapkan budaya membaca bagi diri kita sendiri.

Dan pelaksanaan program budaya membaca pun juga telah turut dilaksanakan oleh sekolah saya yaitu SMA Negeri 2 Surabaya. Pada setiap Jumat pagi selalu diadakan kegiatan. Seperti, kerja bakti, english day dan yang terakhir adalah budaya membaca. Kegiatan budaya membaca dilakukan dengan cara setiap anak diwajibkan untuk membawa sebuah artikel ataupun buku. Kemudian kami para siswa dan juga guru akan diberikan waktu untuk membaca. Setelah itu ada perwakilan yang akan maju kedepan untuk membacakan kesimpulan dari apa yang telah dia baca.

Saya berharap agar budaya membaca dapat diterapkan. Terutama kebiasaan ini diciptakan sejak anak-anak berusia dini. Karena membaca buku bukan hanya bagian dari refreshing tetapi juga agar wawasan kita dapat bertambah luas.


Jumat, 20 September 2013

Ceritaku di Stasiun (Late Story)

Bukan...ini bukan sebuah cerpen. Apalagi cerpen tentang cinta yang menceritakan 2 anak manusia yang menjalin hubungan dan harus terpisahkan dengan jarak yang beribu-ribu kilometer jauhnya.

Ini hanya sebuah cerita, tentang bagaimana saya dapat melihat lebih 'jeli' bahwa kerasnya hidup memang mau tidak mau harus dijalani. Dan seberat apapun itu kita harus ikhlas dan tawakal kepada Allah.

Sebelumnya saya menghabiskan waktu di Magelang--kota yang penuh cerita (itu kata mereka--para pengabdi bangsa yang ditempa disana) selama 2 hari 1 malam. Saya dan kedua orang tua saya mengikuti acara reuni akbar 25th yang rutin digelar di kota tersebut. Pada malam kedua, kami memutuskan untuk langsung kembali ke Jakarta karena satu dan lain hal.

Malam itu, pengemudi kami mengantarkan ke stasiun Tugu, Jogjakarta. Barang bawaan kami cukup banyak. Belum ditambah lagi dengan bantal kesayangan saya--moo yang sedikit menjadikan keadaan agak riweuh. Maka kami memanggil satu kuli panggul untuk membantu membawa barang bawaan kami. Ya, disinilah saya mulai menyadari bahwa--ada sesuatu yang berdesir di hati saya.

Saya tidak tahu, apa mungkin...selama ini saya terlalu banyak melihat kehidupan kota Surabaya dengan sisi kacamata duniawi? Padahal...keringat yang berpeluh-peluh, jerit dan tangisan...semua itu juga saya saksikan dan rasakan di kota pahlawan. Tetapi...mungkin semua itu tertutup dengan kehidupan yang penuh gelak tawa serta langkah kaki yang membawa tas-tas belanjaan, caci-maki atas pekerjaan yang tidak beres, gerutu dan keluh kesah pelajar akan tugas yang menumpuk--walaupun sebenarnya, masih ada sebagian kecil dari penduduk kota yang mampu mengucap syukur kepada Allah sekalipun jalan yang ditempuhnya begitu berat dan hidup dalam segala keterbatasan.

Kembali ke awal. Tidak berhenti disitu. Setelah masuk peron, pemandangan yang kembali miris datang silih berganti. Dimulai dengan seorang ibu yang menjajakan oleh-oleh khas jogja, bapak yang menjual kacamata hingga nenek yang masih kuat berjualan nasi bungkus di kala usia senjanya. Padahal saat itu, kami akan menaiki kereta terakhir yaitu pukul 11 malam. Bukan hanya itu, saya juga tertegun melihat berapa pasang mata yang masih membuka matanya di waktu istirahat seperti ini untuk menafkahi keluarga mereka. Ya, mereka berjuang semata-mata hanya agar dapat menghidupi, memberi makan, menyekolahkan anak-anak mereka. Baginya, kesenangan yang tak ternilai adalah ketika mendapat penghasilan yang lebih di hari itu.

Melalui kereta, mereka bercerita. Lewat kereta, mata, hati serta pikiran ini mulai kembali terbuka. Esok paginya, dari jendela kereta saya mulai kembali meraba-raba tentang mereka. Ya, sesaat sebelum sampai Jakarta pemandangan yang membuat saya berdesir tidak datang hanya cukup sekali saja. Ia datang terus-menerus di sepanjang perjalan. Pemukiman kumuh yang sungguh sebenarnya tidaklah kondusif bagi kesehatan. Belum ditambah dengan adanya tumpukan sampah yang menggunung dirumah mereka. Miris rasanya. Kemudian juga ada seorang anak kecil yang bertubuh mungil sedang membantu ibunya. Keadaan seperti ini, mungkin sudah jarang ditemukan di kota-kota besar.

Ketika melewati stasiun-stasiun kecil seperti Manggarai dsb, saya juga melihat bagaiman riuhnya stasiun yang pagi itu mulai dijubeli oleh manusia-manusia. Raut muka mereka...memang tidak semua menandakan rasa iba. Tetapi...disetiap garis wajahnya, disetiap langkah kakinya, mereka memliki keyakinan akan secercah harapan yang mungkin suatu saat akan datang dari Sang Ilahi dan merubah hidupnya--untuk keluarganya.

Saya pikir, setiap tempat selalu memiliki cerita. Tetapi bagi saya, stasiun dan kereta memiliki makna yang berbeda. Karena mereka mampu memberikan suatu cerita bagi kita--yang berada didalamnya, untuk kembali merenungi kehidupan ini. Mereka memang tidak menceritakannya secara lugas, namun dengan tersiratnya pemandangan-pemandangan--yang sebenarnya para masinis tidak menyengajakannya--justru mampu menggoyahkan hati kita dan mungkin...akan menitikan air mata iba.

Kita terkadang masih memiliki rasa iri ataupun dengki dengan orang-orang disekitar kita. Ya, persaingan. Di era industri seperti ini, persaingan ada untuk membuktikan siapa yang lebih baik. Keluh kesah adalah kalimat yang sudah jamak diucapkan maupun didengarkan. Kita terlalu sibuk dengan urusan duniawi dan hanya mengejar materi. Padahal diluar sana, banyak saudara-saudara kita yang masih hidup terbelenggu dalam 'kejamnya' dunia. Sedikit pun kita terkadang lupa dengan mereka. Berpapasan pun, yang ada mungkin hanyalah sebuah tatapan dari mata yang dipicingkan.

Dan akhirnya saya menyadari, mungkin ini memang jalan Allah untuk mengingatkan setiap umatNya agar selalu bersyukur atas limpahan rahmat dan nikmatNya. Sebagai manusia yang hidup yang penuh dengan persaingan baiknya kita selalu...
Melihat keatas untuk memotivasi, dan melihat kebawah untuk bersyukur
Dan juga...ingat DUIT! Doa, usaha, ikhlas dan tawakal. Karena segala sesuatu yang dilandasi dengan ikhlas, seberat dan sekeras apapun akan terasa ringan dan menyenangkan. Tanpa kerja keras, doa saja pun tak cukup. Tanpa doa, kerja keras pun juga tak cukup. Seperti firman Allah SWT:
"...إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ ۗ..."
Artinya: "...Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri..."  QS. Ar-Ra'd (11)

See you in next post :-) 

Rabu, 31 Juli 2013

Social Media and Transparency

Well, um sebenernya kenapa saya nuiat banget untuk ngebahas ini tuh karena saya beberapa bulan terakhir memang sering mengamati kasus ini.

Kita emang nggak bisa memungkiri dengan semakin berkembangnya zaman terutama di zaman globalisasi seperti ini, mau tidak mau kita dituntut untuk selalu mengikuti perubahan-perubahan yang ada. Nah, salah satunya adalah sosial media. Sebenernya sih tujuan awal sosial media itu bagus lo. Untung memudahkan kita berkomunikasi dengan perbedaan jarak dan waktu. Kita juga bisa sharing dengan teman kita yang mungkin berasal dari kota atau negara lain.

Macam dari sosial media itu banyakkk banget. Semuanya itu tujuan utamanya adalah memudahkan dan saling berbagi. Saya rasa seperti itu. Mulai dari yang awalnya friendster kemudian berlanjut dengan facebook, twitter, plurk, formspring, foursquare, tumblr, path. Media chatting mulai dari yahoo messenger, skype, whatsapp, line, wechat, kakaotalk dsb. Dan juga yang terakhir, instagram. Jujur aja sih ya, dari semua sosial media yang sudah saya sebutin diatas, saya punya 10 termasuk dengan blog ini loh! Hahahaha... (If you want to be one of my social media's friend, just ask me personally (-;) Biasalah, harap dimaklumi...namanya juga anak muda. Sebenernya saya bikin whatsapp dan line karena saya kadang ketinggalan berita kalo cuma ngandelin bbm (red.blackberry messenger) yah, sebagai pelajar saya cuma nge-aktifin disaat hari sabtu-minggu aja :D

Dengan punya sosial media yang sebajek seperti itu, saya udah deh cukup nggak mau nambah-nambah lagi. Memang ya, sosial media itu tergantung dengan bagaimana cara kita untuk menggunakan sosial media tersebut. Nggak sedikit orang yang bilang bahwasanya sosial media itu lebih banyak mudharat daripada manfaatnya. Tapi ya nggak juga. Buktinya saya ketika masuk di bangku SMA, sudah ada beberapa teman yang saya sudah tau sebelumnya melalui sosial media. Hehehehehe...

Tapi entah kenapa ya...menurut pandangan saya kok sekarang sosial media malah berubah fungsi. Ya nggak sepenuhnya juga sih. Somehow, beberapa orang menggunakan sosial media untung ajang show off atau pamer. Saya bukannya mau nge-judge siapapun. Suer! Karena menurut saya, memang ada benarnya juga. Terkadang disadari atau tidak kita menunjukkan sesuatu atau privasi kita ke masyarakat umum.

Yang paling gampang untuk kita jadikan tempat pembuktian itu ya instagram. Sedikit banyak emang kita 'setengah' pamer. Tapi kan ya ada porsinya masing-masing. Bukan berarti saya melarang kalo misalnya ada sebagian orang yang memang sepenuhnya ingin kehidupannya diketahui oleh masyarakat luas. Fine-fine aja sih. Cumanya lagi yaaa...kadang yang jatuhnya malah jadi ilfeel itu kalo udah masang foto sama pacar berdua (yaiyalah, masa sekampung-_-) terus posenya muesra-muesra gitu. Ok, you may say I'm jealous. Buttt, hey guysss...don't you realize something can change in a second. Got my point? I don't know why nowadays people seems like trying to compete each other to show off by using social media.

Dan yang lucu lagi kalo udah curhat di sosial media. Wuaduuuh, that's the mainstream thing to do dear :-) People in the out there will know your problem even if they don't know what actually happen with you. Anddd, let me give an advice...if you have a problem about a romance (that's the most teen's problem); like fight, broke up, friendzone, he doesn't care or sensitive or anything else...I hope you don't write down your problem in the social media. Dear, don't you understand? Someone out there whom maybe get an interested with you will maybe take a few time to think twice he'll get close to you or not. So don't wasted your tears. Life must go on, go ahead! Just keep thinking positive if Allah will give you someone better :-)

Theeen, about the unemployment. Uh, is there any right word to tell a person who don't have any activities except spending their whole life just to sit and talk about 'them'. Well, let me tell you who is 'them'. Okay, first you should know if many girls, women in the out there reallyreally interested with 'man-with-brown-uniform'. For this part I'll consciously tell you with english (ps: sorry for the bad grammar). Did you ever heard about 'gitar'? Gitar isn't a guitar in Indonesian. But, that's the way we called girls who crazy with 'man-with-brown-uniform'. I think they're reallyreally crazy. They make a relationship from this one and then the sr or maybe on the next month with the jr. Anddd, they just like a reporter I think-_- they always give a live report about her 'boyfriend'. Don't you knowww, if you will getting married with them...his first duty is for this nation, to keep away from the enemies. And his life maybe taken away at anytime. Am I right? Uh...and theeennn...you just his 'sisun'. Why can you so sure if you'll be his wife to stand beside him until the day of separation. I bet you've already known too about their role game... Nanana... And youuu, post of every single pic that you took with your boyfriend... It's okay, but when it's too much don't you feel lil bit like 'um, this is weird-_-' haha... No one will give a guarantee to you if you'll be his wife and also you boyfie's carrier. We must build this up with carefully.

So, the conclusion is... Now we live in a world that can know people's story from social media. Because many people say bye-bye to privacy and choose to tell their problem in social media. Somehow they just write everything that comes and pop up in their mind without think twice.

Rabu, 17 Juli 2013

Viva La Sociale~

Hoaaammm...
Akhirnya, setelah tiga minggu terlelap tenggelam dalam lautan liburan saya terbangun juga! Hahahahaha :)) (halah-_-) I just can't believe if tomorrow I'll have juniors! Wohoooo *tiupterompet* *nyumetpetasan* (oke ini alay, hentikan) Sebenernya sih bukan karena besok saya sudah jadi kakak kelas *ehem* *benerin dasi* tapitapitapi...kok rasanya satu tahun itu cuepeeettt banget ya. Hehehehehe. Ya gini ini manusia, dulu pengen cepet-cepet berlalu tapi begitu udah dikasih kok rasanya cepet. Semacam gak nyangka gitu ya hehehehehe. Yang saya pengen sih bukan karena mau ina ini itu...nggaaak, bukannn :') saya cuma bahagia aja akhirnya saya sekarang terlepas dari mapel IPA. Yayyy! It's gonna be good yay yay yay~ As I told before, saya emang dari awal niatnya udah kekeuh buat masuk IPS. Dengan segala macam tetek bengek yang sudah saya pikirkan sebelumnya. Salah satunya ya resiko yang didapat. Dari dulu kan yang namanya anak IPS gak punya kesempatan untuk mengambil jurusan IPA pada saat kuliah, tapi tidak dengan sebaliknya. Ya ditatakin ajadeh. Semoga apa yang sudah saya pilih dapat menjadikan saya lebih sukses dikedepannya (amiiin)

Nah, kalo yang namanya kelas IPS tuh kan pasti udah bawaannya orang underestimate aja. Daridulu image anak sosial emang anak buangan. Anak-anak yang nggak bisa masuk ke kelas sains. Buat saya, entah sains atau sosial sama bagusnya kok. Keduanya membutuhkan pemikiran yang luas juga. Sama-sama berat. Di sosial kita nggak cuma menghapal kan? Ekonomi, ada saat kita harus berhitung. Contoh, menghitung GDP, fungsi konsumsi&tabungan dll. Di geografi juga ada berhitungnya. Okelah, mungkin dalam hal berhitung anak sains jauh lebih jago daripada kita yang anak sosial. Tapiii yaaa...walaupun kita anak sosial, entah itu masuk karena keinginan sendiri atau terbuang atau gimana. Kita harus tetep tunjukkin kalo kita juga bisa sama atau bahkan lebih berprestasi dari anak sains. Saya sih dapet wejangan dari kakak saya (murid bapak yang sudah kaya kakak sendiri) berbagai macam hal. Termasuk salah satunya bagaimana saya bukan hanya bisa survive tetapi juga berprestasi walaupun anak sosial. Dulu sih dia udah saranin saya untuk masuk sains terus baru kuliahnya ambil sosial. Karena, dulu sebelum dia jadi kadet dia mantan anak fak.hukum undip.

Sekalian tips nih untuk anak-anak sosial biar kita bisa sama-sama sukses :D Intinya kakak bilang, dengan anak sosial yang sudah punya image buruk...kita harus merubah image itu.
> Salah satu caranya adalah aktif. Aktif dalam organisasi, ekstrakulikuler maupun ajang perlombaan. Organisasi dapat membuat kita lebih tanggap dan mudah memahami apa yang ada disekitar kita. Ekstrakulikuler, jangan salah...jika kita sungguh-sungguh dan tekun yang mulanya hanya sebuah hobi bisa menjadikan kita berprestasi. Perlombaan, kalo yang ini sih pasti...ikutin ajadeh lomba-lomba apapun. Kalah menang urusan terakhir. Yang penting punya pengalaman...biar ada ceritanya, hehehe. Lagian, kalo kita punya banyak sertifikat...minimal bisa dijadikan nilai plus bagi universitas yang akan menerima siswa dari jalur undangan (red.SNMPTN)
> Kemudian...kita harus menambah wawasan kita. Sering membaca buku! Mengikuti perkembangan baik di lingkup nasional ataupun iternasional. Minimal ngikutin deh, biar waktu ada orang ngajak ngobrol kita bisa nyambung. Apalagi kalo yang ngajak diskusi gebetan kita...waaah, si doi pasti kan seneng banget ngliat kita ternyata smart...walaupun anak sosial ;) hehehehehe :p
> Terusss...kita sebagai anak sosial harus bisa mengerti, membaur dengan keadaan sekitar. Dapat memahami kondisi seseorang. Atau dapat menganalisis suatu permasalahan dengan pendekatan antara satu sama lain untuk mengetahui kira-kira apa penyebab orang tersebut melakukan suat masalah itu tadi. Halah ribet ya. Hahahahaha. Gitudeh... Kata kakak, kita harus bisa belajar menjadi seorang pendengar yang baik. Minimal kita dengerin curhatan temen, syukur-syukur kalo bisa ngasih solusi yang pas buat dia. Kalo sudah gitu, orang jadi mempercayakan kita. Dan senang juga karena turut bisa membantu menyelesaikan masalah teman :D

Itu aja sih...next post I'll write about my 3weeks of holiday. Semoga yang diatas bisa bermanfaat ya. Hehehe... VIVA LA SOCIALE~ :D

Kamis, 27 Juni 2013

Yang Dicintai adalah Yang Mencintai

re-post



Ya Allah...
Saat aku menyukai seorang teman
Ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah akhir
Sehingga aku tetap bersama Yang Tak Pernah Berakhir

Ya Allah...
Ketika aku merindukan seorang kekasih
Rindukanlah aku kepada yang rindu Cinta Sejati-Mu
Agar kerinduanku terhadap-Mu semakin menjadi

Ya Allah...
Jika aku mesti mencintai seseorang
Temukanlah aku dengan orang yang mencintai-Mu
Agar bertambah kuat cintaku pada-Mu

Ya Allah...
Ketika aku sedang jatuh cinta
Jagalah cinta itu
Agar tidak melebihi cintaku kepada-Mu

Ya Allah...
Ketika aku berucap ‘Aku cinta padamu’
Biarlah kukatakan kepada yang hatinya tertaut pada-Mu
Agar aku tak jatuh cinta dalam cinta yang bukan karena-Mu

Sebagaimana orang bijak berucap...
Mencintai seseorang bukanlah apa-apa
Dicintai seseorang adalah sesuatu
Dicintai oleh orang yang kau cintai sangatlah berarti
 Tapi dicintai oleh Sang Pencinta adalah segalanya

Rabu, 19 Juni 2013

Sebuah Renungan: Siklus Hidup Manusia

re-post

Tuhan menciptakan Keledai dan berkata : "Kamu akan bekerja tanpa lelah sejak matahari terbit, memikul beban berat dipundakmu, kamu tidak mempunyai akal dan kamu akan hidup selama 50 tahun". Keledai menjawab : "Saya bersedia menjadi keledai, tetapi hidup selama 50 tahun terlalu lama. berikan hanya 20 tahun" dan Tuhan memberinya hidup 20 tahun.

Lalu Tuhan menciptakan Anjing dan berkata : "Kamu akan menjaga rumah, menjadi sahabat terbaik manusia dan memakan apa saja yang mereka berikan dan kamu akan hidup selama 25 tahun". Anjing menjawab : "Tuhan, hidup 25 tahun terlalu lama, berikan hanya 10 tahun”. dan Tuhan memberinya hidup selama 10 tahun.

Tuhan kemudian menciptakan Monyet dan berkata : "Kamu akan hinggap dari pohon ke pohon. Kamu akan melakukan hal-hal yang bodoh, kamu akan menjadi penghibur dan kamu akan hidup selama 20 tahun". Monyet menjawab : "Tuhan, 20 tahun terlalu lama. berikan hanya 10 tahun". dan Tuhan-pun setuju.

Akhirnya, Tuhan menciptakan MANUSIA dan berkata : "Kamu akan menjadi manusia, satu-satunya mahkluk yang paling rasional di bumi, kamu akan mengunakan kepandaianmu untuk mengatur mahluk lainnya, kamu akan mendominasi dunia dan akan hidup selama 20 tahun". Manusia menjawab : “Tuhan, Saya akan menjadi manusia, tetapi 20 tahun terlalu singkat. Bagaimana kalau kau berikan aku 30 tahun yang ditolak keledai, 15 tahun yang ditolak anjing dan 10 tahun yang monyet kembalikan ?". Dan itulah yang Tuhan berikan.

Sejak saat itu, Manusia hidup selama 20 tahun sebagai Manusia lalu memasuki masa dewasa dan menghabiskan 30 tahun seperti Keledai, bekerja dan memikul beban berat dipundak, dan ketika anak-anak meninggalkan rumah, menjalani 15 tahun kemudian seperti anjing, menjaga rumah dan memakan apa saja yang diberikan dan kemudian memasuki masa pensiun, manusia menjalani 10 tahun sebagai monyet. hinggap dari rumah anak yang satu ke anak yang lain,rela melakukan hal-hal bodoh untuk menghibur para cucu...

Mirror by Justin Timberlake


Aren't you somethin' to admire?
'Cause your shine is somethin' like a mirror
And I can't help but notice
You reflect in this heart of mine
If you ever feel alone and
The glare makes me hard to find
Just know that I'm always
Parallel on the other side

'Cause with your hand in my hand and a pocket full of soul
I can tell you there's no place we couldn't go
Just put your hand on the glass
I'll be tryin' to pull you through
You just gotta be strong

'Cause I don't wanna lose you now
I'm lookin' right at the other half of me
The vacancy that sat in my heart
Is a space that now you hold
Show me how to fight for now
And I'll tell you, baby, it was easy
Comin' back here to you once I figured it out
You were right here all along

It's like you're my mirror
My mirror staring back at me
I couldn't get any bigger
With anyone else beside of me
And now it's clear as this promise
That we're making two reflections into one
'Cause it's like you're my mirror
My mirror staring back at me, staring back at me

Aren't you somethin', an original
'Cause it doesn't seem merely a sample
And I can't help but stare, 'cause
I see truth somewhere in your eyes
I can't ever change without you
You reflect me, I love that about you
And if I could, I would look at us all the time

'Cause with your hand in my hand and a pocket full of soul
I can tell you there's no place we couldn't go
Just put your hand on the glass
I'll be tryin' to pull you through
You just gotta be strong

'Cause I don't wanna lose you now
I'm lookin' right at the other half of me
The vacancy that sat in my heart
Is a space that now you hold
Show me how to fight for now
And I'll tell you, baby, it was easy
Comin' back here to you once I figured it out
You were right here all along

It's like you're my mirror
My mirror staring back at me
I couldn't get any bigger
With anyone else beside of me
And now it's clear as this promise
That we're making two reflections into one
'Cause it's like you're my mirror
My mirror staring back at me, staring back at me

Yesterday is history
Tomorrow's a mystery
I can see you lookin' back at me
Keep your eyes on me
Baby, keep your eyes on me

'Cause I don't wanna lose you now
I'm lookin' right at the other half of me
The vacancy that sat in my heart
Is a space that now you hold
Show me how to fight for now (please show me, baby)
I'll tell you, baby, it was easy
Comin' back here to you once I figured it out
You were right here all along

It's like you're my mirror
My mirror staring back at me
I couldn't get any bigger
With anyone else beside of me
And now it's clear as this promise
That we're making two reflections into one
'Cause it's like you're my mirror
My mirror staring back at me, staring back at me

 You are, you are the love of my life

Now you're the inspiration for this precious song
And I just wanna see your face light up since you put me on
So now I say goodbye to the old me, it's already gone
And I can't wait wait wait wait wait to get you home
Just to let you know, you are

 You are, you are the love of my life

Girl you're my reflection, all I see is you
My reflection, in everything I do
You're my reflection and all I see is you
My reflection, in everything I do

You are, you are the love of my life


Trust

Trust is something that can't be bought by money. Only take a second to break but can take years to build.

Minggu, 09 Juni 2013

Ada Alasannya...

Akhirnyaaa...kemaren kesampaian juga buat nge-blog lagi setelah mmm, hampir sekitar dua bulanan saya vakum hahahaha! Ya, kemaren habis UKK (ujian kenaikan kelas.red) selama dua minggu. Dandandannn...satu bulan sebelumnya saya sudah harus belajar fokus juga harus berkutat dengan tugas setiap malamnya. Fiuuuh, lelah jelas iya. Suntuk jelas iya... Makanya, solusi saya ya nge-blog ini... Hehehe...

Pasti dari judulnya bingung maksudnya alasan apaaa lagi...hehehe... Sama deh jadi bingung juga hehe-_-v
As I told you in my last blog, opini-opini saya tentang dunia pendidikan di Indonesia...ummm, sebenernya sekarang sih Unas fungsingnya cuma buat menjawab pertanyaan "Nilai danemmu berapa?" and nothing more. Nilai danem itu reall-really useless kali ya untuk tahun ini buat kelas XII. Karena kan jalur undangan atau SNMPTN itu berdasarkan nilai raport dari semester satu-lima. Sooo, I've to do my best in every semester. Because I want to reach my dream...yeah, SNMPTN. Pinginnya sih kelas XI ini masuk ke jurusan IPS. Well, mungkin banyak orang yang heran ya kenapa saya dari masuk SMA udah kekeuh untuk masuk IPS. Hmmm, jadi mungkin alasan yang pertama adalah karena saya sama sekali tidak berminat&berbakat dalam mapel IPA. Oleh karena itu saya tidak ingin memaksakan diri untuk masuk kelas IPA hanya untuk mengejar gengsi sedangkan kemampuan saya sendiri pun mungkin hanya sekitar 40% saja. Daripada saya nanti masuk di jurusan IPA tetapi tidak dapat bersaing dengan yang lain? Ya kan...realistis ajalah. Kemudian alasan yang lainnya ituuu...karena saya basicly daridulu muesti penginnya masuk ke jurusan-jurusan berbau IPS di kuliah nanti. Jadi, menurut saya buat apa nekuni IPA sampek nggewetu selama dua tahun kalau ujung-ujungnya waktu kuliah malah lintas jurusan. Untungnya ajasih, orangtua selalu dukung apa yang terbaik untuk anaknya. Alhamdulillah mereka berdua nggak pernah maksa untuk ina ini itu...yang penting harus bertanggung jawab dengan pilihannya. Someday I will make you proud of me mom,dad :-)

Sabtu, 08 Juni 2013

Rumitnya Pendidikan di Indonesia

Dari judulnya kayanya sih banyak orang yang udah berfikir "emang rumit kali ya." Well, dunia pendidikan di Indonesia itu nggak pernah ada matinya dari kata "rumit." Rombak sana-sini. Peraturan yang diganti per berapa tahun sekali yang juga menyebabkan banyak siswa yang kelimpungan.
Rumit yang dimaksud akan saya gambarkan dari kacamata saya--seorang pelajar berseragam abu-abu yang terkadang banyak pertanyaan yang muncul tiba-tiba dan kerjanya mengamati keadaan sekitar serta notabene yang kerjanya bertengger dari rumah-sekolah begitu terus setiap lima kali dari seminggu.

A. Kita mulai dari yang masih hangat. Unas. Unas tahun ini banyak sekali menuai kontroversi. Mulai dari tipe soal yang berjumlah 20 sampai sistem soal yang menggunakan barcode. Saya hanya nyengir, memangnya soal unas kebutuhan rumah tangga di supermarket gitu ya? Hehe...

Saya sih setuju-setuju aja dengan keputusan ini. Menurut saya bagus...karena...sedikit banyak dapat meminimalisir kecurangan yang terjadi di para pelajar. Pasti paham dong dengan apa yang dimaksud...ya, joki. Dan juga mungkin karena saya...bukan individualis ya...tapi...saya selalu berusaha semampu saya untuk mengerjakan sesuatu dengan jujur untuk masalah ujian. Baik itu ulangan harian, tengah semester, kenaikan kelas ataupun unas. Tahun saya kemarin saja, dengan lima paket masih ada yang bermain dibelakang. I-uk, i-uk. Mereka sangat-sangat berusaha untuk berlomba mendapatkan hasil unas yang absolut. Dan hasilnya...bukan main luar biasa! Tahun saya danem 38-39 sudah kaya kacang godok di Gelora Bung Karno semalem. Bertebaran dan mudah banget buat dapet segitu. Sedangkan saya? Dengan sikap saya yang kekeuh untuk berusaha jujur ya menerima kekecewaan karena danem saya yang bisa dibilang kala itu tergolong sedikit minim. Intinya, joki itu memiliki kekuasaan banget deh.

Naaah, dengan sekarang diberlakukannya 20 paket...mungkin...si para joki tuh kewalahan kali ngerjain... Mmm, berapa tuh ya...20 paket dikali empat mapel. 80 soal! Yakin deh joki-joki itu past mana tahan banget suruh ngerjain segitu banyak. Hahahaha... Tapi sayangnya, adek-adek setahun dibawah saya ini banyak yang riwil gitu deh ya. Caci maki pemerintah di sosial media. Yang katanya "mau bikin siswanya pinter kok susah amat." Hiyaaa, kalimat itu mungkin udah sering ya dilontarin sampek-sampek kita yang ndengerin aja udah bosen. Tolong deh ya, kalau kamu sudah yakin dengan kemampuan kamu ya...buat apa marah-marah sampai kaya gitu? Mau paket unas dibuat lima paket kek, 20, 270 atau berapapun kalau kamu siap dan sanggup serta yakin bisa mengerjakan soal unas tersebut ya ngapain keki-keki? Ya nggak-ya nggak?

Untungnya aja sih ya pemerintah nggak nge-block atau istilahnya 'nge-cing' anak-anak yang caci maki pemerintah dengan nggak ngebolehin mereka untuk ikut unas. Nahlo hayooo? Gimana coba kalau kaya gitu? Makanyaaa, dengan kemajuan tekhnologi yang sudah seperti ini dan sosial media yang sudah seperti buku diary berjalan itu jangan disalah gunakan artinya. Sosial media itu tempat untuk berbagi, bukan untuk saling mencaci maki. Dengan kamu menuliskan kata-kata yang kurang pantas, maka itu menunjukkan bagaimana latar belakang diri kamu. Although some people say "don't judge person by their tweet."

B. Selanjutnya adalah pemberhentian program RSBI.
Kalau yang ini saya sangat-sangat tidak setuju. Banyak orang diluaran sana yang selalu berfikir bahwa sekolah RSBI adalah sekolah berstandar internasional yang ditujukan pada kaum menengah keatas.
Padahal kenyataannya TIDAK! Oke, mungkin saya hanya melihat kasus ini dari sisi sudut pandang saya dan teman-teman saya saja. Selama ini saya sudah mengenyam kurang lebih empat tahun disekolah yang menyandang status RSBI. Daaannn...faktanya di lapangan saya memiliki teman dari berbagai macam kelas. Tidak mesti semuanya adalah anak-anak orang menengah keatas. Beberapa sih, memang iya. Tapi itu bukan menjadi alasan karena mereka dapat membayar "lebih" ke sekolah.

Kita untuk dapat masuk ke sekolah RSBI itu perjuangannya bukan main. Unas adalah salah satu seleksi awal untuk dapat masuk ke sekolah RSBI. Tidak cukup sampai disitu saja. Para siswa yang nilai Unas nya masuk dalam kriteria untuk dapat masuk ke sekolah RSBI harus di tes terlebih dahulu. Mapel yang diujikan adalah matematika, ipa dan b.inggris. Dan, kebanyakan dari soal tersebut adalah menggunakan logika serta beberapa menggunakan b.inggris. Pengalaman saya dulu waktu mengikuti tes untuk masuk ke SMP RSBI, saya pernah mendapatkan soal di mapel ipa yang materi itu saya dapatkan ketika duduk di kelas 9. Wow! Tahu kan betapa susahnya? Ketika sekolah RSBI itu didominasi (walaupun sebenarnya belum tentu) oleh kaum konglomerat...itu bukan karena mereka "wani piro", itu hanyalah suatu kebetulan saja. Tetapi memang kita tidak dapat memungkiri kan bahwa anak yang terlahir dari keluarga menengah & menengah keatas memiliki wawasan dan kemampuan yang lebih daripada anak dari keluarga menengah kebawah. Hal ini karena dorongan lingkungan terlebih dari orangtua, asupan gizi serta fasilitas yang diberikan orangtua mereka untuk menunjang pendidikan anaknya.

Selain itu adalah masalah biaya. Oke, lagi-lagi saya berkata bahwa mungkin ini dari sudut pandang saya dan teman-teman saya saja. Selama 4 tahun saya bersekolah di sekolah negeri yang menyandang predikat RSBI, orangtua saya tidak pernah membayar sepeser pun untuk SPP. Ya, di Surabaya...kota sekarang saya berpijak...sekolah mulai dari yang reguler hingga yang RSBI semuanya GRATIS TIS TIS TIS TIS! Sumpah...kalo boleh saya mengambil kata-kata yang sedang nge-tren oleh Arya Wiguna sih...DEMI TUHAN deh ya... Mungkin lain Surabaya lain pula kota lainnya... Jangankan jauh-jauh yang kota metropolitan, kota yang bertetangga dengan Surabaya pun harus membayar segala macam... Sedangkan saya...sepeser pun tak! Bahagia memang. Meski begitu, sekolah RSBI saya dulu juga memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Makanya...masih ingat kah dengan kejadian ketika Walikota Surabaya tercinta ini Ibu Risma sangat-sangat memperjuangkan agar status sekolah RSBI di Surabaya tidak dicabut? Itu dikarenakan pendidikan di Surabaya yang laksana surgaaa... Dan terkadang, orang sering mencibir bahwa RSBI hanyalah suatu embel-embel belaka. Untuk gaya-gayan, untuk pembeda status atau apalah. Padahal faktanya tidak demikian, sekolah RSBI adalah sekolah yang semulanya...atau mungkin sudah daridulu kala merupakan sekolah yang memiliki grade tinggi. Bahkan sejak Ibu saya masih mengenyam bangku putih-biru. Sehingga materi yang diberikan ataupun cara penyampaian yang disampaikan berbeda dengan sekolah reguler. Karena kami, adalah anak-anak yang telah tersaring dari sekian ribu pendaftar dari segala penjuru. Jadi, RSBI bukan hanya sebagai alat untuk keren-kerenan, bukan. Ibaratnya, kami adalah sang juara sperma yang telah berlomba-lomba dengan jutaan sperma lainnya untuk mendapatkan ovum tersebut, yaitu bangku di sekolah RSBI. Asal memiliki kepandaian, kita bisa kok masuk ke sekolah yang memiliki grade tinggi...dari golongan keluarga manapun kamu berasal. Asalkan ada kemauan untuk maju, pasti Allah akan memberikan jalan :-)

Kini, sekolah RSBI telah berubah nama menjadi sekolah kawasan. Yaitu sekolah yang dianggap paling mumpuni disetiap daerah. Yaitu pusat, timur, barat, utara dan selatan. Daaan, *jengjeng* standarisasi untuk dapat mengikuti (kini) tes TPA berkurang! Waaah, kalau sudah gini ya tahunnya saya yang paling jealous menerima berita ini. Hahahaha... As I told before, tahun saya nilai danem gila-gilaan dan pada saat itu nilai minimal yang digunakan adalah 34,00 dan tidak boleh ada mapel yang nilainya dibawah 7,50. Sedangkan sekarang tidak boleh ada mapel 7,25. Dandandan, terbukti kaaan...adek-adek setahun dibawah saya ini kembali riwil. Menurut saya, pemerintah telah bersikap adil (pis adek-adek :*). Karena tahun ini, danem tidak gila-gilaan atau bahkan mungkin bisa dibilang jeblok! Maka dari itu pemerintah mengatasi dengan penurunan nilai minimal di setiap mapel. Sehingga yang dapat bersaing merebutkan bangku sekolah kawasan itu semakin bertambah. Daaan, ketika kamu memang sudah mendapatkan nilai yang kamu harapkan ya adek-adek...36 keatas itu buagus banget ya...(karena dulu saya dibawah itu-_-) you shouldn't talk to much and give a critic to government in social media. You're leading for this step. So why you're worry?

Jugaaa, big congrats SMP Negeri 1 Surabaya 10 besar peraih nilai Unas murni tertinggi se-INDONESIA! You rock guys! Keep fighting untuk dapat masuk ke sekolah yang kalian impikan, dan selalu rendah hati ya! Tanamkan ilmu padi ;-)

Mungkin cuma dua persoalan saja yang saya bicarakan...karena saya...capek ngetik dan sudah mulai buntu. Hehehehe, lagi nunggu nilai UKK yang keluarnya perlahan-lahan kaya nunggu pembukaan kelahiran anak pertama gitu deh... bikin dag-dig-dug-serrr... Semoga bisa lulus KKM semua jadi bisa libur totalll...aminnn.
Oiya, saya sekarang lagi keranjingen buat nonton film Disney secara online hihihi :3 nih linknya: http://freedisneymovies.blogspot.com

Anw, happy saturday y'all :-) met bergiat, met bermalam minggu semua nyaaa... hope you're fine mas cims hehe love you anyways <3>

Senin, 01 April 2013

Rectoverso

"Ingin dirinya dipilih dari sekian banyak pilihan. Bukan karena ia satu-satunya pilihan yang ada" - Malaikat Juga Tahu

"Saya adalah orang yang paling bersedih, karena saya mengetahui apa yang tidak sanggup saya miliki" Hanya Isyarat

"Seseorang semestinya memutuskan bersama orang lain karena menemukan keutuhannya tercermin, bukan ketakutannya akan sepi" - Peluk

kebetelan saya punyanya yang cover ini hehe

Minggu, 17 Maret 2013

mesti gini

Nyaw nyaw nyawww...

padahal tadi sebelum buka blog udah kepikiran bakal nulis apaan...eh begitu udah buka malah bingung mau nulis apa -.- takut serba salah nulisnya... takut dibilang "wani e mek ngomong nang mburi... nek gak seneng yo ngomong nang ngarep rek" (beraninya cuma ngomong dibelakang, kalo emang nggak suka yang ngomong aja didepan-red.) yak itu sepenggal kalimat boso suroboyoan yang maksudnya...bisa dibilang...orang backstab kali ya... eh nggak juga ding menurut saya hehe...

apa ya...tentang hal dan masalah yang sama. yang udah saya bolak-balik ceritain ke siapapun! ya siapapun yang mau dengerin masalah saya yang satu ini. udah berulang kali. sama orang tua--ibu terutama, murid-muridnya bapak yang udah saya anggep sebagai kakak sendiri. saya? rumput? nggak juga sih sebenernya.

ceritanya as I told you in my last post...I never feel 'comfort' in my new class (ps: sorry for my classmates but this is what I truly feel.) saya cuma merasa....saya itu invisible bagi mereka (lil' bit part of them)... apa ya... seems like they never can appreciate me. dengan apa yang sudah saya punya sekarang. saya memang nggak mau melebih-lebihkan juga sih. ya saya mohon maaf juga buat sebelumnya. saya tau, dengan saya nulis kaya gini...juga nggak akan menyelesaikan masalah yang kalo orang bilang masalah ini dibuat-buat sendiri sama saya. dan saya juga tau, suatu saat saya akan kecewa berat telah nulis tentang ini. tapi, ya memang benar gini adanya. apa yang saya--dan kaum minoritas yang lain dikelas rasakan. you should know about this guys. please understand us and let me give an opinion. orang yang bijaksana adalah orang yang selalu mendengarkan opini orang lain bukan?

bukannya saya mau sombong atau gimana. didalam lingkup ini, saya termasuk golongan yang tengah-tengah. mulai dari segi keluarga, sekolah, prestasi dan segala macam hal. tapi...mesti, selalu... kita...yang...golongan anak diem-nerd-weird atau apalah kata-kata kalian untuk mendeskripsikan kami. kita memang nggak selalu bisa diajak pergi-pergi. but somehow, we're all normally teen. we need to go out with our friends. at least you have to ask us for join with all of you for having fun. but, you--all of you never do it. ne-ver.

kalian anggap kami ini siapa? kalian dengan seenaknya sendiri. ibarat kata seperti bikin keputusan bak suatu pemerintahan tanpa minta persetujuan rakyat jelata nya gitu. kita disini, sama-sama belajar. punya kedudukan yang sama. masih kelas satu sma. ya kan? tapi apa...terkadang...kalian memperbudak kita. dan bodohnya lagi kita mau. kalian mau tau alasan yang sebenarnya? kita takut...kita hanya takut lebih tidak dianggap lagi. itu alasannya. kalian yang selalu datang ketika hanya ada maunya saja. waktu kalian butuh contekan pr, tugas, ulangan atau apalah itu... kita nggak papa kok, kita malah seneng dikasih tanggung jawab. itu sama artinya dengan kita diberi kepercayaan kan? hanya...yang membuat kita sedikit sebal itu karena... kalian jarang sekali atau bahkan mungkin tidak pernah melakukan sedikit hal manis ke kita. let me give an example....(eh nggak usah ding nggak perlu segitunya juga kali nin-_-).

berulang kali saya berada di titik jenuh. pada saat semester awal, setiap hari saya tak henti-hentinya bercerita apa saja yang baru terjadi di kelas dan teman-teman saya. dan...tak sadar, kadang bulir air mata jatuh dengan lembut. apa ya...semacam tak kuasa, merasa...argh. undescribable feeling banget. random gak sih. cuma gara-gara belum punya temen deket aja udah ngejer nangis sampek begitu. alay emang. cuma...hingga pada saat titik-titik jenuh tertentu.

saya--kami--kita hanya ingin untuk dihargai. intinya gitu. jangan datang waktu butuh aja dong. lagian, kita semua punya badan yang makroskopis kan? nggak perlu dilihat dengan bantuan mikroskop kan? kenapa kalian hanya untuk sekedar 'say hi' aja tidak bisa? itu hal yang menyakitkan. susahkah bagi kalian untuk melontarkan sapaan tersebut? atau...kah kalian memang menganggap kami tidak ada? jadi...kalian hanya berfiikir kita hanyalah butiran pentol? eh salah maksud saya...debu? seperti kata rumor. ah ya sudahlah.

honestly...I'd rather being an invisible than never be appreciated by people arounds me.

You know, sometimes when people starts to talk about their problems they just need to be heard without need a solution. It's like a water in the glass. When you always pour a water into the glass without you never drink that water...somehow the water will be flood up. It's same with our problems. We can't always keep our problems alone, we need to share with the other. Just to be heard. It can make you feel free. Right?

Karmin - Brokenhearted


This is more than the typical kinda thing
Felt the jones in my bones when you were touching me, uh oh
Didn't wanna take it slow
In a daze, going crazy, I can barely think
You're replaying in my brain, find it hard to sleep, uh oh
Waiting for my phone to blow
Uh oh yep

Now I'm here in a sticky situation
Got a little trouble, yep and now I'm pacing
Five minutes, ten minutes, now it's been an hour
Uh don't wanna think too hard, but I'm sour

Uh oh, I can't seem to let you go

See, I've been waiting all day
For you to call me baby
So let's get up, let's get on it
Don't you leave me brokenhearted tonight
Come on, that's right
Honest baby, I'll do anything you want to
So can we finish what we started
Don't you leave me brokenhearted tonight
Come on, that's right, cheerio

What's the time, such a crime
Not a single word, sipping on a Patrón
Just to calm my nerves, uh oh
Poppin' bottles by the phone
Oh yeah
Had me up, had me down, turn me inside out
That's enough, call me up
Maybe I'm in doubt, uh oh
I don't even think you know, no no

See, I've been waiting all day
For you to call me baby
So let's get up, let's get on it
Don't you leave me brokenhearted tonight
Come on, that's right
Honest baby, I'll do anything you want to
So can we finish what we started
Don't you leave me brokenhearted tonight
Come on, that's right, cheerio

Anything you wanna do, I'll be on it too
Everything you say is like go with the view
Business on the front, party in the back
Maybe I was wrong, was the outfit really wack?

This kinda thing doesn't happen usually
I'm on the opposite side of it, truthfully
I know you want it so come and get it, cheerio

See, I've been waiting all day
For you to call me baby
So let's get up, let's get on it
Don't you leave me brokenhearted tonight, ohhhohohhhoohhhh
Honest baby, I'll do anything you want to
So can we finish what we started
Don't you leave me brokenhearted tonight
Come on, that's right, cheeri, cheerio

When you gonna call
Don't leave me broken hearted
I've been waiting up
Let's finish what we started, oh oh
I can't seem to let you go
Come on, that's right, cheerio, uh!


Sabtu, 16 Maret 2013

#bepositive

Stop complaining, never underestimate, always optimism and keep focus! #bepositive

Weird

Well...hello I go back after finished my middle test...

It's cloudy night...
So, I'll tell you the reason why I open this blog and decided to write some words here... Last night I was open someone's blog........my dad student's girlfriend who's now is like my brother... You may belive me or not but.... I suddenly cry when read her post...in every her post that tell about her boyfriend. That's to simply cute and...hurt anyways... And I was so amazed with her career. Awesome banget deh duar duarrr...
I've learned everything from her blog... I learn to be more focus with my school and I really really want to can make my dream come to be true. I also learn to be stronger girl. Annnddd, I like her write' style...it's adorable...maybe someday when I meet her I'll learn how to make a good post. Hehehe

It's about saturday night...and I'm not goin' anywhere...here, in this house with my grandma... My mom taking my dad to the hospital...he was sick...since yesterday... I've been so sad today... I don't know what should I do tonight... I feel so alone... I really want to make a conversation, but that's not easy for me to say what I'm thinking now... Seems like nerves in my brain lost a connection to making some sentences.

Today, they--and him can't come to my home because all of them prepare for piktar that would begin on the next week. And he didn't reply my message...uh... He's not anyone for me juga sih haha ((: I think he's busy now...because his friends from another academy kan come to Surabaya._. I just worry with his healthy... I always texts to remind him for eat...but he never want to hear my advice about this a ny more-_-

Surely, first I don't have any words to describing my feeling...today. Since this morning, Idk why these tears can comes suddenly...and they're continue to running out then fallin and fallin without I knew the reason why... I just feel so sad with my condition now... It's like I lost something but Idk what... Do you ever feel the same? uh? It's hard right? You can't find the reason why are you feeling so sad and what actually make you cry...

Time flies so fast, life goes on and so people changed. And I did it too. I think I've changed. I can't lie. I'm not sure when I actually 'act' to be another of mine. Yes, that's true...everybodys always have two sides. But...since in senior high school...........in front of them (my shs' friends) I ACT TOO MUCH. I'm not grass who hasn't friends anymore or I'm so nerd because now I stand in somewhere that I never expected before. No I'm not. That's totally wrong. I've tried and learn to be comfort in here with all of these situation that I never dream before without my bestfriends. Whereas we're only separated by a school' fence. But we seldom to meet. I can't find someone who 'truly' can accept me for who I really am. Who can hear my curhatan which not important at all haha :'') (ps: sometimes when I think about it...I feel like I'm lil bit crazy...but that was so fun hehe...I need to be heard by someone... And thanks for it...now I really need someone like you--all of you guys), who can see my cryyy, because I was so UNSTABLE! wuahahaha =))

Back to the first._. The point is...I haven't get a 'close friends' yet. Ugh, that's a bad thing? Um yeah :(
Idk why now I'm too difficult to start a conversation with people...whereas I'm a talkative and cheerful girl when I was in junior high school. It may cause I don't like 'em? Or should I jb jb (join bareng.red) when they were planning or talking about something? But...I don't like that way anymore._. Now...I'd like (or maybe the right word is choose) to be quiet and a passive person. Idk what can make me changed my mind like that. Annnd, the worst thing...I would never ever let myself to grow like I wrote in the above. HAAAH! I MISS BEING OLD OF ME. Sorry I'm error, confused, getting frustrated...and...NOOO-_- huhuhu :(

I need someone who can hear my feelings...
a fingertips that will wipe a tears in my eyes...
a shoulder to leaning on when I cry...
a sentences that will make me believe if I'm okay and everything will be goin' allright...
Hope someday, somewhere I can meet that person...

Ps: Mmm...why I write this post using a full of english is because I really really want to make my english' skill better... So, I need to practice it. Hehe, I'm sorry for the bad grammar-_-v But my dad told me, if we don't need to worry with grammar...it doesn't matter... Because the important thing is someone you've talk to can get your point... Last but not least...please correct my english and tell me what my mistakes. So I can reform it^^ Thanksss

Let's enjoy this night :) love y' all :3

Minggu, 17 Februari 2013

Tidur yang Bermafaat

Beberapa minggu yang lalu sempat nonton sebuah acara di salah satu program yang mengenai Islam di ***ns TV. Dan waktu itu tepat mbahas tentang bagaimana cara tidur yang baik. Atau lebih tepatnya, cara tidur yang dilakukan oleh Rasulullah SAW.

Menurut saya, waktu itu pas banget sama kondisi saya. Karena beberapa hari yang lalunya, saya sama teman-teman sekelas saya dituturi oleh salah seorang guru saya. Beliau berkata bahwa di zaman seperti ini, tidur 7-8 jam sudah tidak mungkin lagi dapat kita lakukan. Mengapa? Sekarang, kita dituntut untuk selalu profesional, dan all out dalam menjalankan segala tugas. Tidak tanggung-tanggung biasanya kita harus rela begadang dan baru tidur pada esok paginya hanya karena menyelesaikan sebuah tugas ataupun belajar. Oleh karena itu saya dapat menyimpulkan bahwa yang terpenting dari tidur adalah kualitasnya, bukan kuantitasya. Sekalipun kita hanya tidur selama 30 menit hanya untuk merebahkan badan, tapi apabila benar-benar berkualitas maka 30 menit tersebut telah dapat mengembalikan tubuh kita fresh kembali.

Nah, kaitannya dengan program acara yang saya tonton waktu itu menjelaskan bagaimana cara tidur Rasulullah SAW.
Yang pertama, Rasul biasa tidur pada saat 1/3 malam setelah selesai menunaikan ibadah sholat isya. Rasul tidak menyukai tidur yang hingga larut malam atau begadang hanya untuk sesuatu yang tidak penting. Kemudian Rasul akan bangun pada saat 2/3 malam untuk menunaikan ibadah sholat sunnah tahajud. Kemudian Beliau menunggu hingga adzan shubuh berkumandang dengan membaca kita suci Al-Qur'ran.
Sebelum tidur, Rasul selalu bersiwak (menggosok gigi) dan kemudian mengambil air wudhlu. Dan juga Rasul selalu membaca doa sebelum tidur baru setelah itu Rasul beranjak tidur. Bersiwak dilakukan agar membuat gigi kita bersih dari sisa-sisa makanan. Kemudian berwudhlu, Rasul mengatakan bahwa wudhlu akan membuat badan kita segar dan melemaskan otot-otot kita yang telah capek dan membuat tidur kita lebih nyenyak.
Selain itu Rasul membiasakan untuk tidur dengan berbaring menumpu ke tulang rusuk sebelah kanan serta meletakkan tangkupan kedua tangan dibawah kepala. Dan ternyata subhanallah, saya sudah merasakan sendiri manfaat dari tidur berbaring ke sebelah kanan. Ternyata semua hal itu berkaitan dengan proses ilmiah juga. Mengapa? Ya karena kita selayaknya orang normal setiap hari dari pagi hingga malam selalu menjalankan aktifitas dengan lebih banyak menggunakan organ tubuh kita yang sebelah kanan. Dan otak yang mengatur organ ditubuh sebelah kanan adalah otak sebelah kiri. Maka dengan berbaring ke kanan, maka kita mengistirahatkan otak kiri kita tersebut dan tidur diatas tangkupan kedua tangan membuat peredaran darah kita lebih lancar. Bukan hanya itu, ternyata tidur berbaring ke sebelah kanan dapat membuat proses pencernaan kita semakin baik. Lambung kita terletak disebelah kiri bawah, dengan kita tidur posisi ke kanan, maka jalan pencernaan lebih mudah dilakukan. Sehingga hal ini memperlancar frekuensi kita dalam BAB.
Sehat bukan? Subhanallah memang cara tidur Rasulullah memberi banyak manfaat bagi kita. Silahkan mencoba...semoga bermanfaat^^

Selasa, 29 Januari 2013

nomnom

Fireflies by Owl City



Jumat, 25 Januari 2013

novel

Books I love so muccchhh...
Perahu Kertas-Dewi Lestari
Novel ini ceritanya dapet minjem dari temen...hehehe. Tau buku ini sih sudah luamaaa  bangeeet. Cuma pas itu kan masih kecil hehe. Jadi takut buat nganu-nganu gitu. Daaan, buku ini selesai terbaca hanya dalam kurun waktu dua hari! Buku ini kereeen bangeeettt. Mulai dari alur, penokohan sampai bahasa penulisaannya yang bikin kita seolah-olah terbawa arus. Bener-bener kebawa emosi waktu bacanya. Ya ketawa, ya nangis. 
Menceritakan perjalanan cinta dua sejoli yang begitu rumit. Dihadang segala macam rintangan. Yang bermula dari yang namanya 'jatuh-cinta-diam-diam'. Hingga memulai kisah baru dengan yang lain. Tetapi ya begitu, novel ini membuat kita sadar bahwa memang benar...bila jodoh tak mungkin kemana. Sama seperti yang dilalui oleh Two Key--Kugy & Keenan.
Dan jujur, sampai sekarang pun masih pingin banget buat beli novel ini...tapi belum kesampaian T^T

Negeri 5 Menara-A. Fuadi
Yap, Negeri 5 Menara! Suatu novel karya putra minang yang setengah menceritakan kehidupan aslinya. Sebenernya beli buku ini udah kaseeep bangettt... Waktu pertengahan oktober 2012 kemaren. Keinspirasinya sama ini novel sih sudah daridulu banget waktu akhir 2011. Karena tau novel ini akan di film-kan. Daaan, kesampaian juga beli bukunya waktu kemaren. Pas udah SMA. Belinya pun pake duit hasil nabung...xixixi... Buku ini juga keren pake banget-banget-banget. Bahasanya enak, mudah dipahami.
Menceritakan tentang kehidupan seorang remaja dari sumatera yang mimpinya untuk menjadi habibie kedua harus terhenti karena tuntutan emaknya. Dan harus mengukir kembali mimpi yang mungkin dapat ia ciptakan dengan latar pondok. Alurnya berisikan kehidupan Alif dan teman-temannya yang berasal dari nusantara di dalam pondok madani. Bagaimana mereka dikuatkan oleh kata-kata ajaib yang selalu bergetar ketika diucapkan  yaitu "Man Jada Wa Jadda!". Menghadapi segala macam rintangan untuk menggapai mimpi. Buaguuusss......... Amanatnya dapet pol. 
*Pas baca ini pas lagi anu anu nya ya hehe...kangen loh :-(
5cm-Donny Dhirgantoro
Taraaa! Yapyapyap lalala~ Lagi-lagi tau novel ini udah luamaaa buangettt... Dan baru beli pas di film-in hehehe... Waktu pulang habis beli ini langsung disemprot deh sama Ibu gara-gara kebanyakan beli novel hehe-_-v Dapet novelnya sih yang udah keluaran terbaru, yang ada gambar pemain-pemainnya. Bahasa di novel ini bisa dibilang lebih ringan daripada dua novel diatas. Lebih menggunakan bahasa sehari-hari.
Menceritakan kehidupan 5 sahabat dan kehidupan percintaan diantara mereka ketika salah satu adik mereka ikut memasuki lingkarannya. Melakukan perjalanan menuju puncak tertinggi di Jawa, Gunung Mahameru. Dengan segala bahaya mereka tetap menerjangnya. Tapi satu yang pasti "Kalo kamu punya mimpi, taruh mimpi itu didepan kening kamu. Jangan menempel. Biarkan mengambang 5cm, agar kamu bisa selalu melihatnya."
Pas mbaca ini di anu diginiin "ini novel udah lama banget lo dek, waktu aku masih satu sma. covernya waktu itu masih polosan warna hitam" hehehehe... ya terus masa gue harus bilang wow bang hehe pisss guyonnn^^V


Dari tiga novel diatas, semuanya pernah di film-in. Dan itu semua belum pernah saya lihat film nya di bioskop. Sekarang, kecuali 5cm yang belum tayang di SC** hehehe... Tiga novel ini sama-sama bagus sama-sama bikin ketagihan buat mbaca... Keren-keren semua wes. Tapi dari dua film dari tiga novel diatas yang udah saya baca. Saya bisa narik suatu kesimpulan. Nggak enak! Ternyata antara mbaca novelnya sama nonton filmnya lebih seru mbaca novelnya. Kalo film, nggak semua isi ceritanya di filmkan. Mungkin juga karena kalo mbaca novel kita lebih bisa memvisualisasikan sendiri, mengimajinasikan sendiri ceritanya. Dan presepsi kita sama filmnya itu beda juauuuhhh... Sooo, nggak-nggak lagi ada keinginan buat nonton film di bioskop dari suatu novel. Nanti ujung-ujungnya malah kecewa. Karena hasil peng-visualisasi-annya kan beda-beda.


Hehe gitu aja sih...pokoknya lebih enak mbacaaa titiiik. Pengen beli bukunya Donny D yang 2 terus beli-beli novel karyanya Winna Effendi lagi. huhuhu, semoga dompet menebal untuk membelinya. Aminnn...

Selasa, 01 Januari 2013

SELAMAT TAHUN BARU

Selamat tahun baru semuanyaaa ^^ 

Hmmm, rasanya senang ya masih bisa bertemu kembali di tahun 2013 ini. And sooo...gimana? Masih SUMO (Susah Move On) dari 2012 nih? Yaaah memang 2012 kemarin banyak banget kenangannya. Ada pertemuan, perpisahan, kebahagiaan, kesedihan, tawa, tangis, kepuasan, kekecewaan, penantian, ketidakpastian, perjuangan, keraguan, keikhlasan, kebimbangan, kesabaran, kebencian, memaafkan. Ah, terlalu banyak jika harus menulis apa yang telah kita lalui selama 366 hari itu. Terasa begitu indah namun juga sedikit menyakitkan. Segalanya membuat kita belajar dan menjadi dewasa hingga seperti saat ini.

Secara garis besar 2012 yang "katanya" para suku maya adalah akhir dari kehidupan manusia akhirnya...terbantahkan juga. Kita tidak pernah tahu kapan sesungguhnya hari akhir itu akan terjadi. Biarlah Allah SWT yang mengetahuinya. Yang hanya bisa lakukan adalah seperti dalam hadist berikut ini:
"Bekerjalah untuk duniamu seakan-akan kamu hidup selamanya. Dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan-akan kamu mati esok." (Hadist Riwayat Turmudzi)
nb: bila ada kesalahan, mohon dikoreksi.

Yah, itulah...sebenarnya sedikit bingung juga *garuk-garuk kepala* banyak orang diluar sana yang malah berhura-hura menyambut datangnya 2013...dan menganggap bahwa mereka lolos dari yang "katanya" akhir zaman. Seharusnya semakin bertambahnya hari, seharusnya kita semakin sadar bahwa semakin dekat pula kita dengan hari akhir yang sesungguhnya. Maka itu, marilah kita sebaiknya membenahi diri. Eh, udahan ah. Kok malah jadi ceramah gini ya...hehehe... Padahal jadi manusia juga belum bener-bener amat. Hehe...

Kalo kata VJ Daniel seperti yang dia tulis di akun twitternya (@vjdaniel) sih: "Rangkuman 2012: dunia bakalan kiamat, Indo idol, Noah, Jokowi, WOW koprol, ciyus miapah, gangnam, dunia ga jd kiamat."

Nah, itu tadi kan kalo kata VJ Daniel. Kalo dari saya sendiri sih, 2012 perjuangan dan kenangannya memang banget banget banget... Bagaimana melewati proses menuju pendewasaan untuk menjadi seorang siswa SMA dengan segala kejadian yang saya alami. Kerja keras, peluh, tangisan, tawa, kegembiraan. Semua jadi satu. Melewati uprak, usek, pameran, spectrums, unas, test sbi, jadi arek smada, detcon, DAF, pendikar. WOW! Semuanya kereeen! Dan juga...memulai lembar baru sebuah kisah cinta di hati ini. Diawali dengan sebuah perkenalan, pendekatan, keikhlasan, kesabaran, pengorbanan, penantian, ketidakpastian, dan perpisahan. Semua bercampur didalam suatu masa itu. Disetiap masa tentu ada senangnya, tapi sedihnya juga ada.
Bertemu dengan orang-orang yang mengubah mindset saya. Orang-orang yang menjadikan saya berubah. Memang sebagian dari mereka tidak memberikan kontribusi yang cukup ngena. Tetapi...secara tidak langsung saya berubah karena mereka. Agar mereka tahu, sadar dan juga melihat bahwa saya bisa. Saya akan belajar untuk menjadi lebih baik lagi. Dan juga terpisah dengan cimits-cimits yang sangaaattt saya cintaiii (astrid, reva, dea, ridwan, irza, satria dll). Walau sekolah masih dalam lingkungan satu komplek, kita jadi susah ketemu gara-gara jadwalnya yang tubruk-tubrukan. Hiks banget memang. Gimana mereka yang selalu ada dari kelas 7 dan menemani selama setahun kemarin. Berjuang bersama untuk meraih mimpi-yang-sama. Saling support. Saling memahami, mengerti dan memaafkan. Setiap saat dan selamanya kita--kami--cimits akan selalu seperti lyric Cherrybelle-Best Friend Forever "Kita kan slalu bersama dalam suka duka. Berbagi segalanya tak ter-pi-sah-kan

Anw, capek juga ngetiknya...hehe...

Semalem dapet pencerahan pas sholat, terus kebikin deh jadi quote, here's:
"Life would be so much precious when you always grateful to everything that you got."
and
"Life isn't a fairytale. But we can make it to be true by our dreams with a big desire."

Udahan ajadeh ya... Maaf kalo sedikit agak mbacot padahal kayanya diem, nge-sok alim padahal aslinya biasa aja, sok berpuisi padahal maksudnya... ya emang suka kaya begitu...hehehe... Bye!