Rabu, 22 Juli 2015

Comeback (part 1 : Prolog)

Alhamdulillah, finally I got time again to write. I'm back again after 8 months hiatus!!! (yash hiatus if u r a kpoper then u must be know what it's mean kkk)

Peeps, I don't know if you miss me or not but I miss writing already. And hey I'll bring a BOOM news. I want share many precious things to you. Le me tell you what's goin' on, cio!

Terakhir kali saya nulis delapan bulan lalu. Ketika kondisi saya--jujur--sedang tidak stabil. Why? Karena rapot sisipan saya nggak sesuai dengan ekspetasi. Karena itulah sedikit ada ketakutan bahwa rapot semester 5 saya akan mengalami penurunan. Well dan ternyata memang benar. Nggak tanggung-tanggung nilai saya turun 1,6. Jujur berat buat nerima kenyataan itu. Dan lagi, saya seperti harus siap menelan pil pahit jika tidak diterima di SNMPTN.  Padahal saya sudah mewanti-wanti untuk dapat diterima di PTN melalui jalur SNMPTN. Tapi saya masih punya keyakinan yang besar untuk dapat diterima di SNMPTN. Melihat jurusan yang saya pilih dan juga posisi peringkat saya di sekolah. Sehingga saya berusaha untuk tetap tenang meskipun rapot semester 5 saya mengalami penurunan.

Alasan lain kenapa saya harus bersemedi selama delapan bulan adalah karena sebagai murid kelas 12 saya harus menjalani kewajiban untuk mengikuti seabrek ujian yang diadakan untuk kelulusan saya. Dimulai dari ujian praktek, ujian sekolah, dan ujian nasional. Sulit bagi saya untuk meluangkan sejenak waktu untuk menulis. Walaupun saya tahu setidaknya dengan menulis, rasa penat akan sedikit menghilang. All I do is just having a playdate with books. Saya masih merasa belum cukup menguasai materi sehingga hal-hal diluar belajar menjadi hal yang mustahil untuk saya lakukan.

Sadly, satu hari sebelum Ujian Nasional berlangsung suhu badan saya naik mencapai hampir 39°C. Kedua orangtua saya sangat khawatir sehingga mereka memutuskan untuk membawa saya ke UGD. Setelah dilakukan pengecekan darah dokter mengatakan bahwa saya terkena anemia (lagi) karena jumlah hemoglobin saya yang hanya 8. Shock. Itu satu kata yang bisa dikatakan saat itu, terutama ibu saya. Why should this disease come again to me? Itu pertanyaan yang saya terus ucapkan. Karena pada dasarnya saya nggak merasakan gejala anemia apapun seperti pusing, lemah atau lesu. Dokter menyarankan saya untuk ditransfusi. Tapi saya menolak dengan alasan bahwa besok saya akan mengikuti Ujian Nasional. Dan alhamdulillah saya telah kembali pulih dalam kurun waktu satu bulan TANPA DISTRANSFUSI. That's makes me happy. Even waktu unas hari ke-4 (maklum saya anak CBT alias Ujian Nasional online) saya nangis karena mereka bilang bahwa wajah saya terlihat pucat. Maafkan itu karena saya begitu takut. Hehehe.-.

Satu bulan setelah ujian nasional adalah pengumuman SNMPTN. Dag dig dug belalang kuncup saya mah sama yang satu ini. Karena saya bener-bener bisa berharap untuk dapat diterima di jalur ini. 

Well... penasaran sama hasil SNMPTN saya?  Yuk lanjut di Comeback part 2



0 komentar: