Waktu dan keadaan. Dua hal inilah yang terkadang ingin disalahkan oleh kebanyakan manusia, termasuk saya. Seiring waktu yang tidak dapat kita hentikan, maka keadaan pula juga akan selalu berubah. Membuat perubahan pada setiap manusia.
Pasti banyak diantara kita yang sering berkata "Ah, andai waktu bisa diulang kembali ya," "coba dulu nggak kaya gitu...mungkin sekarang nggak akan kaya gini," "punya mesin waktu enak mungkin ya...," "coba kita bisa hidup dalam satu masa yang menurut kita paling menyenangkan," Dan masih banyak sekali keluhan-keluhan lain dari manusia akibat waktu yang selalu berjalan.
Mereka--para manusia mengeluh karena mereka mengalami perubahan-perubahan yang entah itu semakin baik atau semakin buruk. Mulai dari masalah karir, cinta, pertemanan. Semuanya. Waktu, telah membuat orang berubah. Berubah karena keadaan. Tetapi sangatlah tidak etis rasanya bahwa kita ingin menyalahkannya--waktu dan begitu pula keadaan. Waktu adalah anugrah yang telah diberikan oleh Yang Kuasa. Harusnya kita malah berterimakasih kepadaNya karena masih diberikan nafas disetiap detik-detik waktu kehidupan. Dan seharusnya, kita sebagai manusia yang selalu hidup dalam segala keadaan karena adanya perubahan waktu harus dapat mensikapi dengan bijak apa yang terjadi pada diri kita dan disekitar kita. Bukan malah menyalahkan keadaan luar.
Minggu, 23 Desember 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar