Senin, 01 September 2014

It's a must

Today it'll be the first rough day, rough week and rough month in order to achieve what we dreamed. I know that it's always feel hard in the beginning but--just like my post title--it's a must. Because you gotta work hard to make your dream that you wish come true. Because it's already a midnight (again), then I'll type this post quickly. As you already know if I must wake up and go to school in few hours later. Hehehe. I just finished my task. Hu ha hu ha.

Why I call today is a rough day? Hm ya because this week is the first exam week!!! Although it's just a lil exam but I promise myself since I turned into 17th (YES DUDE I'M ALREADY 17! AND I SWEAR THAT I'M GONNA TELL YOU ALL ON MY NEXT POST. Just wait me until I get next free time) if I'll do anything as best as I can do to make my score higher than the last semester. This 5th semester will be the last fight for makes me easier in order to reach my dream college university.  So many things should be clear well from now on even the lil part. Task and exam will be continue until April 2015. Because national exam is about less than one year. There's no word lazy again for me. I don't know why time flies so really really fast. But...put much work and pray to through these rough and exhaust time. Just enjoy it! Because in the end we will get what we want.

As I told you if this would be a first exam week on my 12th grade, lately I know--after stalked one of his friend--if he--someone that I shouldn't tell you whom--also will have a long trip--maybe for one month--during his last semester. Yea, we will graduate on the same year. Last time I have chat with him is when Ied Mubarak. You know because I'm a good girl and realized that I'm 5 years younger than him so  I cut my shame side to ask an apologize by chat him first. People will never know how my heart goes was. It's really brings me up and down when I was waiting for his answer. I'm a rollercoaster. Hahahaha -_-

Well, goodluck for us then. Goodluck for my exam and I wish you a great journey.

May Allah always bless us in every single step that we make in order to make our dreams come true. Then we will show the world and make our family proud of having us. Amin.

It's about 1a.m
good night peeps... sleep tight and sweet dreams :)

Rabu, 16 Juli 2014

AHA!

Buat fans Jerman...pasti tau deh kalo yang satu ini jargonnya Polski banget heheu. World Cup memang sudah berakhir beberapa hari yang lalu. Tapi euforia kemenangan atas Jerman terhadap Argentina masih tetap terasa. Pun itu juga yang saya rasakan hehe.

DEUTSCHLAND IST WELTMEISTER! 

Seneeeng banget Jerman menang. As I told you in my last post, Jerman adalah jagoan saya sejak kecil. Mungkin sekitar tahun 2002an. Padahal saya masih umur 5th tapi tontonannya sepak bola :' Terus waktu sudah SD jadi cinta sama Klose selalu inget setiap habis ngegolin pasti dia salto. Wkwk. Sejak itu setiap ada turnamen bola baik Piala Dunia ataupun Euro Cup saya pasti jagoin Jerman.

Masih inget nggak waktu di Euro Cup Jerman dikalahkan sama Itali dengan golnya Balotelli? Waktu itu saya sedang pengumuman masuk SMA. Waktu buka website terus di TV teriak gol dan yang menang bukan Jerman saya semaleman nangis sesenggukan. Nggak tau juga tuh akibat terlalu seneng karena pengumuman penerimaan SMA atau nyesek karena Jerman kalah haha. Dan masih ada sesek sesek yang lain akibat kalah sama Spanyol. Sakitnya tuhhh...ah sudahlah hehe.

Aduh speechless banget mah. Biasanya perempuan tuh ngeliat bola karena pemainnya ganteng, kalo saya sih 50-50 lah ya. Hahahaha. Jerman tuh ibarat kata paket komplit deh. Mereka punya skill yang sama rata. I mean, dalam sebuah team kalo cuma satu aja yang menonjol dan yang lainnya nggak bisa mengimbangin sama juga boong. Dan Jerman punya team yang kereeen. They do their own job well. Plusss, buat para perempuan... Jerman tuh ibarat kata hampir semua pemainnya bisa bikin melek kalo liat bola. Buat yang ngerti bola sih pasti ngeliat skillnya. Tapi tetep... pasti ada aja yang jejeritan atau gigit bibir ngeliat lahm dkk. Hayo ngakuuu...

Jerman nggak hanya menorehkan bintang ke empat atas kemenangan kali ini. Tapi Jerman juga mematahkan mitos bahwa tidak ada negara Eropa yang dapat menang di tanah Amerika Latin. Kiper Jerman--Manuel Neur meraih golden glove dengan penyelamatannya yang gemilang. Dia bukan hanya sekedar kiper, tapi juga sebagai midfielder. Ampun lah. Belum lagi aksinya kemaren dengan 'meninju' bola dalam arti sebenarnya yang sedang mampir diatas kepalanya Higuain. Jadi banyak meme bertebaran karena aksi itu, haha. Well, kemudian kemarin menjadi pertandingan Piala Dunia terakhir bagi Miroslav Klose. Dia akan selalu menjadi legendaris dengan pencapain gol terbanyak sepanjang Piala Dunia. Oh iya! Sebelum sang pencetak gol tunggal, goetze masuk--sang pelatih--joachim low mengatakan bahwa dirinya lebih baik dari messi. Akhirnya deh menang hahaha. 

Maaf masih nggak bisa move on dari kemenangannya jerman :(

Saya mau ngutip nih quotenya oezil yang ia tulis di akun facebook dan twitternya (@mesutozil1088)
don't ever let somebody tell you, you can't do something. believe in your dreams ... - Mesut Oezil ps: dikarenakan sedang dalam bulan puasa, maka saya TIDAK AKAN menyertakan fotonya. Agar menjaga keimanan sehingga tidak mengganggu proses puasa anda :) hehehe

Minggu, 13 Juli 2014

Celoteh Malam

Hi! Yesterday I just get back from my holiday. This isn't a nice trip because I just spend my day for almost 2 weeks by visiting my second home in Cibubur. But I think, it's enough for me to charge my energy and relaxing my mind. It's very a lovely place (trust me you won't go anywhere if you live in this housing). With a good weather (you know, when I come back in Surabaya I felt like I'm goin' to melt because it's too HOT!!!) sometimes after finish pray subuh I like to sit in front of my house and enjoy that moment. Take a deep breath from fresh air and everything feel much better.

Enough for the prologue. I'll go back to the topic as the title above. And also it's enough to write with english kkk.

Labil. Satu kata yang terlontarkan oleh kebanyakan orang ketika menyebutkan suatu fase dalam kehidupan setiap manusia. Remaja. Iya, dalam tahap remaja orang selalu berkata bahwa itu adalah saat dimana mereka mengalami kelabilan. Tidak akan pernah habis rasanya untuk membahas perkara remaja. Selalu ada cerita dalam fase ini.

Labil berdasrkan Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah goyah atau tidak mantap. Apa yang goyah dari para remaja? Banyak. Terutama masalah keyakinan, pendirian. Mengapa hal itu bisa terjadi? Iya, karena walaupun pada dasarnya setiap anak mulai belajar dari tempat pertama ia lahir dan tumbuh, yaitu; keluarga. Yang mana tidak hanya mencakup orang tua saja, melainkan juga eyang, kerabat, saudara sepupu dll. Saya yakin bahwa pada dasarnya setiap orangtua selalu mengajarkan segala sesuatu yang baik terhadap anak-anaknya. Mungkin cara mendidik setiap orangtua berbeda-beda, tapi tujuan tetap sama. Yaitu satu, menjadikan anak mereka sebagai manusia yang baik dan berguna. Selalu para orang tua berkata sesimpel itu.

Namum sayangnya seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan seorang anak, maka lingkup pergaulannya pun juga akan semakin bertambah luas. Orangtua tidak bisa selalu dapat memantau bagaimana perkembangan pertemanan anaknyanya disekolah. Karena anak tidak hanya bertemu dengan orang-orang baik tapi juga mereka orang-orang yang buruk. Saya tahu, bahwa semua orang sama dimata Tuhan, tidak ada yang jauh lebih baik. Tapi, kita kembali lagi sebagai manusia kita juga dapat menilai apakah orang itu membawa dampak yang baik atau buruk bagi kita. Tidak pasti dengan teman, kurangnya pengawasan terhadap media internet juga dapat merusak pribadi seorang anak.

Kelabilan yang saya maksud adalah dalam pencari jati diri. Siapa dia sesugguhnya dan apa yang menjadi minat dan bakatnya. Apa tujuannya ia hadir untuk belajar disekolah. Apa yang harus dilakukannya nanti ketika setelah lepas dari jenjang sekolah dan masih banyak hal lainnya.

Remaja biasanya adalah fase dimana anak mulai cenderung merasakan krisis kepercayaan diri, krisis perhatian, krisis pendirian, krisis keyakinan dan masih seabrek krisis-krisis yang lainnya. Dari berbagai macam hal 'kritis' itulah maka remaja mulai berusaha untuk mencari jati dirinya. Alih-alih dalam urusan mencari jati diri demi menaikan keeksistensiannya, kebanyakan remaja salah dalam memilih teman. Yang mana teman tersebut dapat membuat hidupnya jatuh ke jurang hitam. Tidak usah membicarakan hal yang terlalu besar, hal kecil seperti malas belajar adalah bibit dari itu semua. Berawal dari malas belajar, berlanjut ke senang bermain lalu berani keluar meninggalkan kelas, menjadi 'preman' dalam sekolah, kemudian keteteran hingga membuat orangtua mereka geram, setelah itu menjadi susah dalam melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Bukankah hal seperti ini dapat kita temui di beberapa sekolah? Itu hanya berasal dari satu cabang yang dilihat dari sisi pendidikan remaja apabila salah memilih teman. Belum dari segi yang lainnya.

Beruntung apabila remaja dapat berpikir kritis dan cerdas, serta selektif dalam memilih teman. Walaupun dirinya sedang dilanda oleh krisis, ia tidak sekonyong-konyong dalam mengiyakan ajakan teman yang menurut dia nantinya akan dapat membawa dampak buruk bagi dirinya. Mereka akan lebih dapat menceburkan dirinya di hal-hal yang lebih positif seperti dengan mengikuti kegiatan organisasi yang nantinya dapat berguna di masa depan, mengikuti ekstrakulikuler untuk mengasah bakatnya dan berteman dari segala macam usia agar memberinya banyak pengalaman. Wadah-wadah inilah yang nantinya akan dapat membentuk pribadi seorang anak. Karena salah satu faktor pembentuk pribadi seseorang adalah pergaulan/teman. Mereka juga dapat bertukar pikiran dengan teman-teman satu kelompoknya yang mana akan memperluas dan mengembangkan pengetahuannya serta lebih dapat berpikir kritis dan tidak menjadi orang yang apatis.

Tapi bagi saya, remaja selalu memiliki titik dimana ia merasa jenuh dan pendiriannya yang kokoh mulai sedikit labil atau goyah. Terkadang remaja bisa menjadi sosok yang sangat rapuh ketika ia dilanda sebuah masalah. Bisa saja masalah itu berkaitan dengan keluarga sehingga sangat membebani pikirannya sehingga ia yang tadinya mampu berdiri tegak menjadi sedikit gontai. Pada saat itulah remaja kembali lagi untuk mencari jati dirinya, ia juga membutuhkan 'me time' dengan melakukan hal-hal yang ia sukai. Sebenarnya bukan hanya itu saja cara dalam mengatasi masa rapuh itu, yang terpenting adalah selalu berdoa kepada Tuhan untuk diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menghadapi segala sesuatunya. Hal itu dapat membangkitkan kembali semangatnya dan menjadikan ia sebagai orang yang kuat. Terkadang kekuatan itu sendiri muncul dari keinginan untuk membahagiakan, dan membuat bangga kepada orangtuanya. Ia yang mulanya rapuh akibat diterpa masalah keluarga menjadi bangkit karena ingin melihat keluarganya dapat kembali harmonis.

Memang benar, keluarga adalah media pertama pembelajaran bagi seorang anak. Walaupun nantinya para orangtua tidak dapat 7 hari 24 jam mengawasi anaknya, tetap ada cara untuk mengatasinya agar anak tidak sampai menjadi labil. Saya disini bukan hanya sekedar menulis untuk memberikan opini saya, tapi saya juga akan berusaha untuk memberikan solusinya. Saya tahu bahwa saya belum pernah merasakan menjadi orang tua, pun saya juga belum genap berusia 17 th. Tapi inilah kacamata solusi dari saya, seorang anak SMA yang mencoba berpikir mengenai kelabilan pada remaja. 

Yang pertama dan paling utama adalah menumbuhkan rasa keimanan kepada anak. Hal itu dapat dilakukan dengan mengajaknya untuk beribadah bersama. Kemudian bagi para orangtua sebaiknya dapat membiasakan untuk bincang malam di meja makan untuk bertukar pikiran. Saya tahu tidak semua orangtua yang bekerja dapat tiba sebelum jam makan malam. Tapi itu bukan menjadi alasan, luangkanlah waktu kalian pada hari libur kerja untuk hanya sekedar menonton tv bersama dan bercerita hal apa saja yang telah dilalui dalam seminggu ini. 

Saya tahu ini sulit, setengah hidup saya pun saya tumbuh hanya bersama ibu karena bapak saya pun hampir 10 th berdinas di luar kota dan hanya dapat bertemu sebulan dua kali (atau bahkan ditinggal setahun untuk mengikuti PBB). Terbayang bagaimana beratnya tugas seorang ibu untuk dapat hadir menjadi dua figur bagi anak-anaknya. Tapi, komunikasi secara fisik bukanlah cara satu-satunya. Dengan semakin berkembangnya zaman, kita dapat lebih mudah dalam berkomunikasi. Kita dapat melakukan video call walaupun terpisahkan oleh jarak beribu-ribu mil jauhnya dan juga waktu yang tidak dapat berjalan dengan beriringan. Tanamkan kepada anak--terutama bagi para orangtua yang mungkin si ayah tidak selalu dapat stay dirumah--untuk memberi pengertian bahwa ayah tidak selalu dapat dirumah karena bekerja dan tanamkan bahwa rasa sayang, rasa peduli dan perhatian tidak hanya melalui kontak fisik. Memberi kabar dari tempat yang jauh dengan mengambil waktunya yang mungkin digunakan untuk beristirahat juga merupakan salah satu bentuk kasih sayang. 

Intinya kelabilan dapat diatasi dengan, keterbukaan. Adanya komunikasi dua arah antara orangtua dengan anak. Bukan hanya dari orangtua ke anak saja, karena jujur hal itu dapat memberatkan si anak. Dengan keterbukaan inilah maka orangtua dapat mengontrol apa yang terjadi pada anaknya. Apabila sekiranya yang dilakukan oleh anak dianggap sedikit salah maka tunjukanlah jalan keluarnya. Jangan hanya bisa melarang tanpa memberikan solusi. Contoh mudahnya adalah sebagai orangtua kita pasti sangat peduli dengan segala makanan yang masuk ke mulut anak. Maka para orangtua melarang anak untuk jajan sembarangan terlebih apabila tempatnya tidak bersih. Sebagai orangtua kita tahu bahwa makanan itu kotor dan tidak higenis. Tapi si anak sangat menginginkannya. Maka, buatkanlah makanan yang sama seperti yang dia inginkan. Karena selain lebih murah makanan tersebut juga lebih sehat.

Jangan sampai anak menjadi labil, orangtua harus dapat mengarahkannya. Memberikan solusi yang terbaik untuknya. Selalu hadir untuk mereka. Remaja sangat butuh didengarkan dan keinginan orangtua dan anak seringkali berseberangan. Maka sampaikanlah dengan cara yang baik namun tetap tegas.

Buat para remaja, saya juga seorang remaja. Bila kalian kehilangan arah, mengalami kegalauan baik dalam urusan pendidikan, pertemanan, percintaan atau apapun itu orangtua adalah sebaik-baiknya tempat untuk kalian berbagi cerita. Mungkin dengan teman akan lebih sejalan, tapi percayalah orangtua kalian lahir terlebih dulu di dunia ini. Beliau telah banyak makan asam garam. 
Orangtua akan selalu hadir untuk kalian, mendampingi kalian didalam suka maupun duka. Walaupun kalian terkadang menganggapnya tidak ada, menganggap mereka berpikiran cetek dan kuno. Percayalah mereka tidak akan pernah membawamu menuju jurang, justru orangtua lah yang akan selalu mendukungmu dan membawamu menuju puncak kemenangan.
Parents is the best supporter, the best listener, and the best advisor
Semoga post kali ini bermanfaat untuk para orangtua dan juga dapat membukakan pemikiran remaja diluar sana :)
Ps: yaaah, udah mau ganti hari lagi ini hehe. I'm sory to my body--especially for my eyes--I'm sorry if my nefron of linguistic skill usually work well at the midnight. Hehe. Anw, I've prepared these words since in the evening. Hm, 2 hours before the final match of the biggest football event--World Cup 2014! I absolutely support der Panser. I love germany team since 2002, and yes my idol when I was child is........Miroslav Klose who have passed Ronaldo's record as the player whom made most goals in world cup event with 16 goals in the match against Brazil. Wohooo! That's sooo great. I love all of them anyway, klose, oezil, mueller, neuer, schwensteiger (sorry Idk how to spell ur name well :'), kroos, hummels aaa I can't mention you one by one. But... Ich liebe die Manschaft! Good luck babesss :*

Tambahan lagi, karena saya belum punya hak pilih maka saya tidak riweuh buat pilih mana-mana hehehe. Semoga 5 th kedepan pilihan capresnya lebih mudah dipilih. Saya berharap siapapun yang nantinya akan menjadi presiden kita sebagai masyarakat dan elemen-elemen pemerintahan dapat mendukung presiden yang terpilih. Melaksanakan program yang ia telah buat dengan baik dan benar. Dan, dear pak presiden yang nantinya terpilih... semoga bisa membawa Indonesia menjadi negara yang lebih maju ya pak. Buatlah masyarakat Indonesia menjadi hidup sejahtera, makmur, aman dan tentram dari segala gangguan baik dari luar maupun dalam negeri. Tolong ya pak, dahulukan kepentingan rakyat. Permudahkankan kesehatan bagi masyarakat, bangun infrastruktur yang layak terutama transportasi, pikirkan mana yang lebih penting pembuatan mall dengan tempat tinggal vertikal. Kita hampir kehabisan tempat tinggal pak, lahannya semakin sempit tapi pertumbuhannya semakin cepat. Makanya galakan kembali KB yaaa pak. Oiya, jangan import bahan pangan terus-terusan kapan petani kita bisa sejahtera kalo gitu caranya? Sejahterakan anggota keluar pegawai pemerintahan/PNS dan TNI/Polri (hehehe). Dan terakhir, sebagai seorang pelajar saya berharap sekolah tetep bisa gratis ya pak.... Hehehehe :D

Should I go to sleep or wait for the final match and continue with sahur? Kkk, I think it would be so hard to my eyes for sleep. Bye bye byeee! Much love.

Minggu, 22 Juni 2014

D-30

It's d-30 and I just feel so blessed!!!
I'm so thankful for every single good and bad thing that Allah gave to me for a few times ago.

Pengambilan rapot semester ke empat sudah berlangsung dua hari yang lalu. Dan...alhamdulillah saya senang nilai rata-rata saya bisa naik. Yah, perlahan sedikit demi sedikit nilai saya alhamdulillah naik terus. Semoga di semester lima saya bisa jauh lebih fokus. Nggak cuma untuk menaikkan nilai rata-rata saya aja, tapi juga fokus untuk berlatih mengerjakan soal-soal unas (c'mon guys unas bakal kurang dari setahun ini-_-). Well well well.........doing more excercise will make you get better score. Aminnn...

People arounds me--my beloved parents, second fam, beloved friends (and maybe my enemies. haha. you know enemies can be the reason of someone to be better._.) are my spirit in doing so many things. They never stop to give me a support (especially my parents&my second fam). And they're the reason why I should do as best as I can do. I just want to make them proud of me, simple yet need work hard :) Tapi, namanya juga remaja, d-30 gitu...bohong banget kalau nggak ngomongin soal cinta (teriak cie sampek bengek heuheuheuheu). Tetep...ada seseorang dibelakang sana yang selalu bikin saya semangat dan nggak pernah putus asa buat ngraih semua citacita saya (dia cuma salah satu bagian yang ingin saya banggakan). Walaupun sih sebenernya saya juga nggak pernah secara langsung diberi semangat sama si dia baik secara verbal maupun non-verbal. Cuma...
You know, one way to get attention from our crush is be the best at being you - NNA
oke skip.
Hm...saya benerbener bersyukur bangetbanget sama Allah. Rasanya ingin terus mengucap hamdalah atas semua  yang telah Dia berikan ke saya. Tapi saya tau kok, hidup ini masih tetap berputar seperti roda atau mungkin jika digambarkan secara lebih ilmiah seperti gelombang transversal. Ada kalanya kita berada di puncak, step by step kita meraih tempat tersebut. Tapi ada kalanya juga kita mulai down dan hingga akhirnya kita berada di lembah. Selalu naik-turun. Tidak pernah tidak. Saya merasa sekarang adalah waktu saya yang sedang naiknaik ke puncak gunung. And it means, saya juga perlu berwaspada jika suatu saat nanti Allah membawa saya ke lembah tersebut. 

Belakangan ini saya yang sudah belajar jungkir walik terbayar sudah. Lumayan sedikit bisa bernafas lega. Belum lagi ditambah Allah yang sebelumnya juga ngasih saya kesenangan. I met with him again after 8 months we didn't see each other. Saya terakhir ketemu sehari sebelum ulang tahun dia di bandara (am I that too clearly? so r ry._.). Buat saya malam itu benerbener surprising banget. Saya sih nggak akan mengumbar hal apa yang buat saya...jujur, seneng sampek detik ini.
Still I call it magic, when I'm with you ♬ --  Magic by Coldplay

Dan saya juga nggak akan tibatiba terbang ke langit tujuh. Buat saya terbang ke langit tujuh itu sama aja kaya terjun bebas ketika kita dapat pahitnya. Rasa gembira yang sangat terbalas dengan rasa sakit yang sangat pula. Saya nggak mau seperti itu. Walaupun hal-hal kecil yang indah dari Allah tentang saya dan dia itu nggak bisa dipungkiri menambah keyakinan saya. Semoga dia pun juga begitu. Aamiin. Hehe. Berhubung I'm not officially 17 yet, makanya saya juga let it flow ajalah.
Cause I still believe in destiny, that you and I were meant to be ♬ -- I Still Believe by Hayden Panettiere (Ost. Cinderella III)

Sungguh, ketika kalian dapat masalah...adukan semuanya ke Allah. Hanya Allah yang Maha Mengetahui lagi Maha Baik, Allah juga Maha Merencanakan. Saya bicara seperti ini bukan karena saya mau dibilang alim atau gimana. But Allah is doing good to me. Allah kasih saya yang baikbaik pada waktu yang tepat dan menggantikan sesuatu yang lebih baik dari apa yang saya inginkan.


Last but not least,

Anw, SELAMAT LIBURAAAN! Libur tlah tiba, libur tlah tiba. HA TI KU GEM BI RA ~
Nggak terasa juga bulan Ramadhan udah tinggal menghitung hari aja. Sekali lagi, syukur alhamdulillah bulan Ramadhan kali ini bisa dilewati bersama Bapak karena 5 hari lagi insyallah Daddy's coming home :) Semoga bulan Ramadhan kali ini bakal lebih barakah. Aamiin.

Sabtu, 07 Juni 2014

Penyemangat

Aku bukan manusia bodoh yang tidak tahu waktu. Bukan seseorang yang mudah melupakan apa yang seharunya aku lakukan kini. Aku tau, memang bukan hal yang baik untuk tetap terjaga di saat hari baru berganti beberapa menit yang lalu. Apakah ini sudah tengah malam?

Selama kurang lebih 3 jam, aku tak berhenti melepaskan mataku dari layar yang sesungguhnya tidak baik untuk kesehatan mata. Terlebih, aku hanya menggunakan mataku untuk menonton drama. Yang akhirnya membuatku benar-benar 'banjir' karena terlarut dalam suasana. Tapi aku juga bingung, sebenarnya apa yang membuatku 'banjir'. Aku menyangkal bahwa ini semua akibat drama. Iya, karena sesungguhnya pikiranku terpecah--menjadi dua. Berpusat pada drama dan sejumlah pikiran yang terus membayangi seperti seolah tak mau pergi dari kepalaku.

Mungkin karena itu semua, aku menulis ini. Hanya ini yang dapat sejenak menenangkan pikiranku. 

Ada secarik kertas berwarna putih di meja belajarku. Sedikit menggelitik sehingga aku tertarik untuk membukanya. Didalamnya...terdapat banyak kalimat penyemangat. Terdapat beberapa nama orang-orang disekitarku yang sangat aku sayangi. Maaf, aku lebih suka menggunakan kata sayang daripada cinta. Isi kertas itu sangat sederhana. Tapi tidak perlu juga aku beritahu disini. Cukup biar aku yang tahu, cukup hanya aku saja yang jaga, cukup...tolong biarkan kata-kata itu merasuk dalam tubuhku. Membaur dengan seluruh jiwaku dan membakar api semangatku.

Semua pasti mulai tercengang siapakah gerangan pengirim kertas penyemangat itu. Mungkin kalian akan menjawab, kekasih. Haha. Namun sayangnya bukan. Pengirim dari surat itu yang tak lain dan tak bukan adalah dari diriku sendiri. Yang selalu berusaha bersemangat melakukan belajarku dalam meraih impianku. Terserah mau menggapku seperti apa. Mungkin itu adalah suatu hal yang aneh. Menulis surat untuk dirinya sendiri. Lebih tepatnya penyemangat.

Aku sedikit terbiasa untuk menuliskan impianku dan juga orang-orang disekitarku yang menyayangiku. Itu semua aku lakukan karena aku merasa itu perlu bagiku. Karena dengan itulah aku menjadi bersemangat untuk menjalani semua ini. Bersemangat dalam terus belajar untuk benar-benar dapat meraih mimpi yang selalu aku tanamkan setiap hari dalam diriku. Dan penyemangat untuk menjadikan diriku untuk selalu dan selalu menjadi pribadi yang lebih lebih dan lebih baik di setiap harinya. Semua, ini aku lakukan untuk orang-orang disekitarku. Orang-orang yang aku anggap memiliki andil dalam hidupku. Orang-orang yang menyayangiku, dan juga...orang yang kusayang. 

Entahlah, dengan menuliskan kata-kata penyemangat dan orang-orang yang kusayang...hal ittu menurutku cukup efektif untuk membuatku menjadi terpacu dalam melakukan sesuatu. Yang mana, sesuatu tersebut nantinya dapat membanggakan mereka akan hadinya aku. 

Sepertinya bagi kalian para teman-teman sebaya ataupun dari segala umur dapat melakukan ini juga. Terutama bagi yang selalu merasa dirinya kurang mendapatkan semangat. Apalagi yang ditambah dengan embel-embel tidak punya tambatan hati. Sekarang, cobalah untuk menuliskan impian, orang-orang yang kausayang dan kata penyemangat di sebuah kertas. Letakkan kertas tersebut dimana kamu dapat membacanya setiap kamu melakukan aktivitas. Atau mungkin bisa juga dibawa dalam tempat pensil maupun dompet. Sederhana, tapi mengena.

Semoga...dengan membaca ini, dan dengan melakukan tindakan kecil yang mungkin dianggap bodoh oleh beberapa orang memang benar-benar dapat memberi dampak yang positif bagi semuanya. Penyemangat itu bisa datang dari mana saja. Orangtua, keluarga, teman, guru, kekasih. Tapi kembali lagi pada pribadi masing-masing. Apalah arti sebuah semangat tanpa ada kemauan dari diri sendiri untuk meraih setiap keping-kepingan mimpi yang telah diukir dengan indah disetiap malam sebelum tidur.